E d i t o r i a l - B u l u t a n g k i s - I n d o n e s i a

Latest Post

[DRAW] Swiss Grand Prix Gold 2013

Written By bulutangkis RI on Rabu, 27 Februari 2013 | 3:27 AM




Badminton Swiss Open 2013

Tanggal       : 12 - 17 Maret 2013
Kategori      : Grand Prix Gold
Kota           : Basel
Negara        : Swiss
Prize Money: USD 125,000


Draw (Indonesia Only)

Men's Singles
Dionysius Hayom Rumbaka [14] vs Sourabh Varma [IND]
Andre Kurniawan Tedjono vs Wong Wing Ki [10][HKG]

Women's Singles
Maria Febe Kusumastuti vs Tai Tzu Ying [6][TPE]
Hera Desi vs Qual 2
Adrianti Firdasari vs Jiang Yanjiao [7][CHN]

Men's Doubles
Angga Pratama/Ryan Agung Saputra [4] vs Ronan Labar/Marhias Quere [FRA]
Yonathan S. Dasuki/Hendra A. Gunawan vs Qual 1
Alvent Yulianto/Markis Kido vs Rasmus Bonde/Mads Conrad Petersen [DEN]
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [5] vs Chen Hung Ling/Lu Chia Bin [TPE]

Women's Doubles
Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta [6] vs Lauren Smith/Gabrielle White [ENG]
Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris vs Jung Kyung Eun/Kim Ha Na [3][KOR]
Anneke feinya Agustin/Nitya Krishinda M [7] vs Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon [MAS]
Liliyana Natsir/Meilana Jauhari vs Wang Xiaoli/Bao Yixin [5][CHN]

Mixed Doubles
[Q] Alvent Yulianto/Rizki Amelia Pradipta vs Hannes Kaesbauer/Kira Kattenbeck [1][GER]
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [1] vs Peter Kaesbauer/Isabel Herttrich [GER]
Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth vs Chris Adcock/Gabrielle White [ENG]
Indra Viki Okvana/Gistuani Megawati vs Ronan Labar/Laura Choinet [FRA]
Muhammad Rijal/Debby Susanto [3] vs Anders Kristiansen/Julie Houmann [DEN]

Klik disini untuk download draw lengkapnya.

[Jelang All England] Gita: Semua Bisa Menjadi Juara

Written By bulutangkis RI on Minggu, 24 Februari 2013 | 11:00 AM

SIAP MENTAL: Sony Dwi Kuncoro salah satu andalan Indonesia menghadapi All England
JPNN.COM, JAKARTA - Ketum PB PBSI Gita Wirjawan terus membakar semangat para pebulutangkis yang bakal berlaga di All England 2013. Gita menyatakan, semua pemain yang dikirimkan ke kejuaraan tersebut memiliki kans yang sangat besar untuk menjadi juara. Artinya, tidak ada peluang yang tertutup sebelum pertandingan berakhir.

"Siapa tahu nanti Sony Dwi Kuncoro yang juara. Atau juga Greysia Polii. Pemain lainnya juga sangat mungkin bisa," terang Gita. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan itu menambahkan, para atlet harus memiliki keyakinan untuk menjadi juara di All England. Dengan keyakinan yang besar, dia yakin armadanya bisa mewujudkan misi untuk menjadi juara tersebut.

"Jika kalian gagal, saya gagal. Kalau kalian berhasil, itu adalah keberhasilan kalian. Bukan keberhasilan saya," tambahnya. Indonesia baru saja berhasil mengobati kekecewaan ketika pasangan Tantowi Ahmad/ Lilyana Natsir sukses merengkuh gelar juara All England 2012 di nomor ganda campuran. Itu merupakan pelipur lara bagi Indonesia setelah puasa gelar selama lebih dari 30 tahun.

Namun, Gita tak mau pasangan tersebut kembali menjadi aktor utama. Menurutnya, semua pebulutangkis harus bisa mengikuti jejak Tantowi/ Lilyana sebagai seorang juara All England. "Ketika para pemain memiliki keyakinan untuk menang, mereka sudah punya modal untuk mewujudkannya," tegas pria lulusan Amerika Serikat (AS) tersebut.

Pelatih: Ahsan-Hendra harus kerja keras

Written By bulutangkis RI on Sabtu, 23 Februari 2013 | 5:00 PM

Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan
Jakarta (ANTARA News) - Pelatih pelatnas ganda putra, Heri Iman Pierngadi mengatakan Muhammad Ahsan-Hendra Setiawan harus kerja keras mengerahkan kemampuan mereka berdasarkan hasil drawing turnamen bulu tangkis All England 2013 yang kurang menguntungkan bagi pasangan tersebut.

"Drawing kurang bagus, pemain top berkumpul di atas semua. Tetapi harus ditembus, mereka harus kerja keras," kata Heri disela-sela pelepasan atlet bulu tangkis ke turnamen Eropa di Senayan National Golf Club, Jakarta, Jumat (22/2) malam.

Pada babak pertama yang akan berlangsung 5 Maret mendatang, lanjut Heri, Ahsan-Hendra sudah harus mewaspadai pasangan asal China, Biao Chai-Nan Zhang apalagi kedua pasangan belum pernah saling bertemu.

"Dari putaran pertama mereka harus hati-hati karena ketemu pasangan China," ujar Heri yang menargetkan Ahsan-Hendra bisa menembus semifinal.

"Jika mereka sudah bisa lewati semifinal, feeling saya mereka bahkan bisa masuk final," tambahnya.

Menurut Heri, Ahsan-Hendra sudah melakukan persiapan yang baik menjelang laga pertama pasangan itu di All England.

"Persiapan mereka bagus, sekarang mereka sudah kompak dan seirama," kata Heri.

Ganda Ahsan-Hendra menjadi tumpuan baru pada perhelatan turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu. Pasangan yang baru mengikuti lima turnamen itu melesat setelah merebut gelar perdana mereka di Malaysia Terbuka pada 20 Januari lalu. Pasangan yang baru terbentuk setelah Olimpiade 2012 itu kini duduk di peringkat 37 dunia.

Sebelumnya Ahsan yang berpasangan dengan Bona Septano gagal mempersembahkan medali di Olimipiade London itu. Mereka pun memilih berpisah dan melanjutkan karier bulutangkis mereka masing-masing dengan pasangan baru.

Sedangkan Hendra tadinya berpasangan dengan Markis Kido yang juga memilih bercerai dengan rekannya. Pasangan juara Olimpiade Beijing 2008 itu sempat menjadi ganda yang cukup ditakuti.


Sebanyak 35 atlet dilepas untuk tiga turnamen Eropa --Jerman Terbuka, All England, dan Swiss Terbuka-- oleh Gita Wirjawan, beserta jajaran pengurus yang dihadiri pula Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Rita Subowo.

Rombongan pertama terdapat 17 atlet yang akan bertolak lebih dulu ke Mulheim an der Ruhr pada 24 Februari untuk mengikuti Jerman Terbuka 2013. Ahsan-Hendra sendiri akan menyusul bersama 15 atlet lainnya untuk berangkat ke Birmingham, Inggris pada 3 Maret mendatang.


Sumber: Antara News

Review Skuad Sudirman Cup Indonesia 2013

Di tahun 2013, ada satu turnamen besar yang tidak kalah dengan Thomas Cup-Uber Cup, yaitu Piala Sudirman yang akan diselenggarakan tanggal 19-26 Mei di Malaysia. Sebagai warga Indonesia, kita semua tentu berharap tahun 2013 kita bisa merebut Piala Sudirman, yang selama ini didominasi oleh Cina dan Malaysia. Apalagi Sudirman Cup ini adalah salah satu fokus Rexy Mainaky selaku Kabid Binpres PBSI selain All England dan kejuaraan dunia BWF (BWF World Championship) . Indonesia tercatat baru sekali memenangkan Piala Sudirman ketika diadakan untuk pertama kalinya di Jakarta. Sesudah itu trofi kompetisi yang namanya diambil dari nama Dick Sudirman ini belum “mudik” lagi ke Jakarta.
Kali ini, saya hendak membuat usulan pemain yang menurut saya cocok untuk dikirim ke Piala Sudirman tahun depan. Beberapa fan page badminton dan BL di facebook juga sudah membuat versi mereka sendiri. Yang saya tulis kali ini adalah versi saya sendiri, yang saya susun berdasarkan permainan masing-masing.
Versi saya ini mungkin berbeda dari pendapat yang lain

MS : Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro.
Dimana Simon dan Hayom ?
Hmmm, Simon dan Hayom mungkin adalah dua MS Indonesia yang rankingnya teratas, namun melihat performa dua pemain ini akhir-akhir ini, rasanya mereka tidak cukup bagus untuk ikut Sudirman Cup. Namun kalau mereka nantinya bermain cukup bagus di turnamen awal tahun seperti Korea Open SSP 2013, Malaysia Open SS 2013 dll. mereka bisa dipertimbangkan
Dipertimbangkan : Wisnu Yuli Prasetyo, Riyanto Subagja, Dionysius Hayom Rumbaka

WS : Lindaweni Fanetri dan Firdasari
Semua pasti tahu, dua wanita ini adalah srikandi terbaik bulu tangkis Indonesia di 2012. Di saat April, Bella dan Febe menurun, mereka masih mampu menyelamatkan wajah Indonesia. Lindaweni kerap merepotkan pemain-pemain yang kemampuannya diatas dia dengan mental yang tangguh dan stamina yang tahan lama, walau kadang mentok di angka 20 saat rubber game. Apalagi Lindaweni baru saja menjuarai India Open GPG 2012 dengan mengalahkan Sindhu P.V di final, membuat saya semakin yakin dia adalah calon yang pas untuk dikirim ke Kuala Lumpur tahun depan
Perlu dipertimbangkan : Hana Ramadhini

MD : Angga Pratama/Ryan Agung Saputro dan Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan
Walau Angga/Ryan sering main tidak konsisten, mereka punya potensi yang bagus. Apalagi Yoke/Hendra yang permainannya tereus menanjak tahun ini, membuat saya berpikir bahwa mereka pantas diberi kesempatan. Hendra/Ahsan juga cocok. Namun mereka perlu jam terbang lagi.
Perlu dipertimbangkan: Hafiz Faisal/Putra Eka Rhoma, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, Gideon Markus Fernaldi/Agrippina Prima , Ricky Karanda/Muhammad Ulinnuha

WD : Pia Zebadiah/Rizki Amelia dan Anneke Feinya/Nitya Maheswari
Perlu dipertimbangkan : Komala Dewi/Jenna Gozali (performa bagus di Macau dan India Open GPG), Suci Rizky Andini/Della Destiara, Anggia Shitta Awanda/Shela Devi

XD : Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dan Muhammad Rijal/Debby Susanto
Pasangan ini juga bagus: Riky Widianto/Puspita Richi Dili, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini, Lukhi Apri Nugroho/Annisa Saufika (masih muda)

Sumber: Blog Mas Indra | heyindranota.wordpress.com

[DRAW] All England Super Series Premier 2013

Written By bulutangkis RI on Selasa, 19 Februari 2013 | 6:00 PM


Tanggal        : 5 - 10 Maret 2013
Kategori      : Super Series Premier
Kota            : Birmingham
Negara        : Inggris
Prize Money: USD 400,000

Draw (Indonesia Only)

Men's Singles

Taufik Hidayat vs Sho Sasaki [JPN]
Sony Dwi Kuncoro [4] vs Vladimir Ivanov [RUS]
Dinoysius Hayom RUmbaka vs Qual 1
Tommy Sugiarto vs Gao Huan [CHN]

Women's Singles

[Q] Bellaetrix Manuputty vs Simone Prutsch [AUT]
Lindaweni Fanetri vs Wang Yihan [3][CHN]
Adrianti Firdasari vs Nichaon Jindapon [THA]
Aprilia Yuswandari vs Juliane Schenk [4][GER]

Men's Doubles

Yonathan Suryatama D./Hendra Aprida G. vs Hoon Thien How/Tan Wee Kiong [MAS]
Moh Ahsan/Hendra Setiawan [8] vs Chai Biao/Zhang Nan [CHN]
Alvent Yulianto/Markis Kido vs Qual 1
Angga Pratama/Ryan Agung Saputra vs Mathias Boe/Carsten Mogensen [1][DEN]
Ricky Karanda/Muhammad Ulinnuha vs Cai Yun/Fu Haifeng [7][CHN]

Women's Doubles

[Q] A.P.L. Variella/Vita Marissa vs Sophie Brown/Helena Lewczynska [ENG]
Anggia Shitta Awanda/Greysia Polii vs Qual 3
Pia Zebadiah/Rizki Amelia vs Liu Ying Goh/Yin Loo Lim [MAS]
Gebby Ristiani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah vs Choi Hye In/So Yong Kim [KOR]
Suci Rizky Andini/Della Destiara Haris vs Duanganong Aroonkesorn/Kunchala V. [8][THA]
Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari vs Wang Rong/Zhang Zhibo [MAC]

Mixed Doubles

[Q] Praveen Jordan/Vita Marissa vs Sam Magee/Chloe Magee [IRL]
Muh Rijal/Debby Susanto [7] vs Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa [SIN]
Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati vs Kona Tarun/Ashwini Ponnappa [IND]
Riky Widianto/Puspita Richi Dili vs Shin Baek Choel/Jang Ye Na [KOR]
Markis Kido/Pia Zebadiah vs Joachim Fischer/Christinna Pedersen [4][DEN]
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [2] vs Michael Fuchs/Birgit Michels [GER]

*[Q] = Babak Kualifikasi

Klik disini untuk download Draw lengkap All England SSP 2013 (file .xls)




Sejarah Pemenang Kuis Twitter dari Masa ke Masa

Written By bulutangkis RI on Senin, 18 Februari 2013 | 11:21 PM

Inilah pemenang Kuis Twitter @bulutangkisRI dari masa ke masa (berlebihan dikit boleh ah.. biar cetar!) dan yang lebih seru pemenang di Kuis Edisi Pertama adalah seorang wanita.

EDISI I (21 Febuari 2012)
EMAS: 210p
PERAK: 185p
PERUNGGU: 80p

EDISI II (25 Febuari 2012)
EMAS: 120p
PERAK: @bernardabdillah 90p
PERUNGGU: 80p

EDISI III (25 Febuari 2012)
EMAS: 250p
PERAK: 230p 
PERUNGGU: @alvin_SEV 200p

EDISI IV (10 Maret 2012)
EMAS: 290p 
PERAK: 180p
PERUNGGU: 100p

EDISI V (23 Maret 2012)
EMAS: 210p 
PERAK: 180p 
PERUNGGU: @DeanLiemz 130p

EDISI VI (25 Maret 2012)
EMAS: 360p
PERAK: @BobByOoby 250p
PERUNGGU: 150p

EDISI VII (7 April 2012)
EMAS: 350p
PERAK: 180p
PERUNGGU: @BobByOoby 110p

EDISI VII (15 April 2012)
EMAS: 220p
PERAK: 200p
PERUNGGU: 130p

EDISI IX (22 April 2012)
  EMAS: 410p
PERAK: 250p
PERUNGGU: 120p

MEDAL TALLY OF THE GAME

RANK Akun Twitter EMAS PERAK PERUNGGU RANKING POIN
1 @suciharwina 2 - 1 430 poin 3
2 @aulia_agus07 1 2 - 720 poin 1
3 @riankaoeybayu 1 1 - 460 poin 2
4 @fauzhanazhima 1 - 1 340 poin 9
5 @Iqbalyogas 1 - - 350 poin 8
5 @Best_Minton 1 - - 410 poin 4
5 @Franz_elc 1 - - 250 poin 11
5 @gungpratama 1 - - 290 poin 10
6 @KiFikri - 2 - 380 poin 6
7 @BobByOoby - 1 1 360 poin 7
7 @aandi_ihram - 1 1 380 poin 5
8 @bernardabdillah - 1 - 90 poin 16
8 @john_elfs - 1 - 185 poin 13
9 @habibjauhar - - 1 80 poin 17
9 @ilramdhan - - 1 80 poin 18
9 @irfano008 - - 1 130 poin 15
9 @alvin_SEV - - 1 200 poin 12
9 @DeanLiemz - - 1 130 poin 14

Barry Davies, Susi Susanti dan Barcelona 1992

Susi Susanti
Barry Davies - Komentator olahraga BBC

Komentator BBC Barry Davies yang meliput Olimpiade sejak Olimpiade Meksiko 1968 menceritakan salah satu peristiwa paling berkesan selama 44 tahun meliput Olimpiade adalah Olimpiade Barcelona 1992 ketika Indonesia mendapat emas pertama dalam sejarah lewat Susi Susanti.

Saya baru saja selesai menjadi komentator cabang gimnastik ketika harus segera mengomentari final tunggal putri bulutangkis. Saya tak cukup punya waktu untuk pemanasan untuk menyerap semua informasi yang saya perlukan.

Craig Reddie, salah seorang yang memainkan peran penting agar bulutangkis masuk menjadi olahraga Olimpiade, menjadi rekan komentator saya.

Saya tak mempunyai kualifikasi apapun terkait bulutangkis. Namun bulutangkis bukan hal yang asing. Seperti orang lain saya juga pernah bermain, walau tidak untuk klub maupun tingkat kompetisi.

Bulutangkis menjadi bagian hidup kewartawanan saya tahun 1978. Sebuah wawancara dengan Gillian Gilks, peringkat satu putri dunia saat itu, membawa saya meliput bulutangkis di olahraga persemakmuran di Edmonton, Kanada. Sejak itu bulutangkis menjadi salah satu cabang yang rutin saya komentari.

Untuk Barcelona saya beruntung ditemani oleh Craig, seorang pakar bulutangkis, mantan presiden asosiasi bulutangkis dunia dan anggota Komite Olimpiade Internasional dari Inggris.

Ia sangat ingin badminton yang baru untuk pertama kalinya dipertandingkan di Olimpiade ini menuai sukses. Sebelum pertandingan dimulai dan kami baru saja duduk di kursi komentator, ia dalam penilaian saya sudah 30% tidak bisa menguasai diri. Terlalu campur aduk perasaannya.

Dan dihadapan kami tampil bintang putri Indonesia setinggi 165 cm, Susi Susanti. Ia sepertinya tak terbendung untuk meraih kemenangan gemilang.

Semakin lama pertandingan berlangsung, Craig semakin tak bisa menguasai diri. Dalam beberapa hal saya mencoba untuk menarik dirinya agar lebih berjarak dalam melihat pertandingan. Saya ingin ia menjelaskan kepada kami dan pemirsa mengapa Susi Susanti unggul dari pemain Korea yang menjadi lawannya.

Kalau mengingat saat itu, Craig selalu mengatakan bahwa saya memberinya catatan kecil bertuliskan ''taktik'' dan kata makian, untuk mengingatkan bahwa kita berdua menjadi komentator. Saya tidak ingat menulis kata makian itu, tetapi saya memang mengingatkannya untuk tidak menjadi terlibat secara emosional.

Namun pada akhirnya saya sama terlibatnya seperti dia. Semua orang, bukan saya saja. Susi memenangkan emas Olimpiade pertama dalam sejarah untuk Indonesia. Reaksi di dalam gedung susah digambarkan (dan begitupun di Indonesia).

Atmosfir di dalam gedung itu yang melekat dalam benak saya. Sebelum pertandingan selesai, penonton bisa mengikuti bahwa Susi unggul dan akan menang. Bendungan seperti jebol sebelum air bah benar-benar melanda.

Reaksinya ketika kemenangan teraih..........susah sekali dijelaskan. Olahraga ini dipertandingkan secara kompetitif di Inggris, tetapi Anda tak akan pernah melihat kegegapgempitaan seperti itu.

Itulah yang harus diingat orang tentang Olimpiade: setiap negara mempunyai olahraga kegemaran. Dan bagi Indonesia, olahraga itu jelas bulutangkis.

Sumber: BBC Indonesia
 

FINAL RESULT IRAN FAJR INTERNATIONAL CHALLENGE 2013

Hasil pertandingan partai Final IRAN FAJR INTERNATIONAL CHALLENGE diambil dari fp Bulutangkis di Facebook yang sudah diterjemahkan dari portal badminton Iran.

Inilah hasil Final tanggal 17 Febuari 2013:
Women's Singles
Neslihan Yigit [Turkey] vs [Indonesia] Febby Angguni 21-15 21-14
Semifinalis : Yeni Asmarani [Indonesia]
Semifinalis : Saili Rane [India]

Men's Singles

Riyanto Subagja [Indonesia] vs [Indonesia] Arif Gifar Ramadhan 21-17 15-21 21-15
Semifinalis : Yogendran Khrishnan [Malaysia]
Semifinalis : Jan Frohlich [Czech Republic]

Women's Doubles
Amelia Alicia A/Fie Cho S. [Malaysia] vs [Canada] Nicole Grether/Charmaine Reid 21-18 21-15
Semifinalis : Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva [Bulgaria]
Semifinalis : Ebru Yazgan/Neslihan Yigit [Turkey]

Men's Doubles :
Wahyu Nayaka A.P./Ade Yusuf [Indonesia] vs [Indonesia] Ronald Alexander/Selvanus Geh 21-19 13-21 22-20
Semifinalis : Adam Cwalina/Przemyslaw Wacha [Poland]
Semifinalis : Lukasz Moren/Wojciech Szkudlarczyk [Poland]


Jaya Bulutangkis Indonesia!!

Gita Tak Butuh Dana Pemerintah dan BUMN

Written By bulutangkis RI on Sabtu, 16 Februari 2013 | 1:16 PM

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Gita Wirjawan mengatakan, pihaknya tidak akan merengek meminta dana dari pemerintah dan badan usaha milik negara (BUMN). Semua dana untuk organisasi yang dipimpinnya akan dicarikan secara swadaya atau lewat sponsor.
"Dana operasional PB PBSI yang semula Rp 35 miliar per tahun kini ditingkatkan menjadi Rp 90 miliar per tahun. Seluruh dana tersebut tidak berasal dari APBN maupun BUMN, tetapi kita carikan dari sumber lain," ujar Gita Wirjawan dalam acara pertemuan Predisen Club KOI (Komisi Olimpiade Indonesia) di Golf Club Senayan, Jakarta, Jumat (15/2).
Gita, yang juga Menteri Perdagangan itu, menambahkan, kepengurusan PBSI sekarang sangat berbeda dari sebelumnya, termasuk sponsor yang selama ini dilakukan secara kolektif, sekarang sponsor dilakukan dalam bentuk kontrak individu. Dengan begitu, dana sponsor masuk ke rekening pribadi pemain tanpa ada pemotongan sama sekali.

"Pelatih yang dulu tidak mendapat sponsor, kini juga mendapat sponsor. Kontrak tertinggi saat ini diterima oleh pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dengan masing-masing menerima Rp 1,2 miliar untuk masa kontrak dua tahun," tutur Gita.
Dikatakan, comeback-nya Rexy Mainaky ke PB PBSI untuk menangani bidang pembinaan prestasi dibantu Susi Susanti sebagai staf ahli membawa angin perubahan di Pelatnas Cipayung. Pemain kini sudah bangun lebih pagi, sementara latihan yang selama ini berakhir pukul 17.00 sore, sekarang hingga pukul 21.00 masih ada yang di lapangan.
"Dengan semangat baru ini tidak ada lagi alasan untuk tidak berprestasi bagi dunia bulutangkis Indonesia. Apalagi selama 2013 ini akan ada All England, Piala Sudirman, World Champions, dan SEA Games. Saya berharap suasana kondusif di Pelatnas dapat menciptakan prestasi," ucap Gita menambahkan.
Gita juga menyebutkan bahwa Ketua Bidang Dana PB PBSI Anton Subowo sudah berhasil menjaring dana dari pihak sponsor sebesar Rp 33 miliar dalam waktu tiga bulan terakhir ini. Menurut dia, dengan sistem kontrak individu yang digulirkan itu, banyak perusahaan yang ingin berpartisipasi mengontrak atlet. Tetapi, sampai saat ini baru tujuh perusahaan yang direkomendasikan dengan jumlah atlet dan pelatih sebanyak 90 orang.
"Termasuk juga Tommy Sugiarto yang sudah mendapatkan kontrak dengan Yonex lebih dulu sebelum masuk Pelatnas. Saya berterima kasih juga kepada Icuk Sugiarto yang telah mengizinkan anaknya masuk Pelatnas, semoga Icuk juga memberikan apresiasi terhadap PB PBSI," kata Gita.

Kejuaraan Bulutangkis dari Indonesia Untuk Dunia

Written By bulutangkis RI on Kamis, 14 Februari 2013 | 11:50 AM

Banyak yang bertanya-tanya ketika kali pertama mendengar kejuaraan internasional Sudirman Cup, "loh kok kaya nama Indonesia?" lalu, "itu kejuaraan ko namanya Indonesia banget!", buat yang belum tahu dan bilang seperti itu kalian bener dan tidak ragu untuk mengatakan, "yaa.... itu kejuaraan persembahan Indonesia untuk kejuaraan bulutangkis Dunia!!"

[DRAW] German Grand Prix Gold 2013



Tanggal        : 26 Februari - 3 Maret
Kota            : Mulheim an der Ruhr
Negara         : Jerman
Prize Money : USD 120,000


Draw (Indonesia Only)

MS:
Andre Kurniawan Tedjono vs Yuhan Tan [BEL]
Wisnu Yuli Prasetyo vs Marcel Reuter [GER]
Tommy Sugiarto [8] vs Jan Frohlich [CZE]

WS:
Lindaweni Fanetri vs Kaori Imabeppu [JPN]
Aprilia Yuswandari vs Nozomi Okuhara [JPN]
Bellaetrix Manuputty vs Wang Yihan [2][CHN]

MD:
[Q]Bona Septano/Afiat Yuris Wirawan vs Patrick Lundqvist/Jonathan Nordh [SWE]
Yonathan Suryatama Dasuki/Hendra Aprida Gunawan vs Chris Langridge/Peter Mills [ENG]
Ricky Karanda Suwardi/Muhammad Ulinnuha vs Chris Adcock/Andrew Ellis [ENG]

WD:
[Q]Aprilsasi Putri Lejarsar Variella/Vita Marissa [2] vs Steffi Annys/Severine Corvilain [BEL]
Gebby Ristiani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah vs Q3
Anggia Shitta Awanda/Greysia Polii vs Lee So Hee/Shin Seung Chan [KOR]

XD:
[Q]Praveen Jordan/Vita Marissa vs Sam Magee/Chloe Magee [4][IRL]
Riky Widianto/Puspita Richi Dili [5] vs Kona Tarun/Ashwini Ponnappa [IND]
Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati [4] vs Aik Quan Tan/Pei Jing Lai [MAS]

Klik disini untuk download Draw lengkap German GPG (file .xls)

IOC: Bulutangkis Aman di Olimpiade 2020

Written By bulutangkis RI on Selasa, 12 Februari 2013 | 6:19 PM

pic source: telegraph.uk

Jakarta, bulutangkisRI.blogspot.com - Bulutangkis, cukup menjadi sorotan dunia setelah skandal Ganda Putri di Olimpiade London 2012 yang melibatkan pasangan China, Indonesia, dan Korea. Sebelum skandal terjadi pun cabang Bulutangkis memang sudah sempat terancam tidak dipertandingkan untuk Olimpiade 2020 mendatang.

Menyusul di awal 2013, pecinta Bulutangkis mendapat kabar buruk dari Myanmar, karena Bulutangkis tidak dimasukan ke salah satu cabang yang dipertandingkan di ajang turnamen multievent Sea Games 2013. Namun setelah lobi dari organisasi bulutangkis negara-negara Asia Tenggara, pihak penyelenggara memutuskan untuk kembali memasukan cabang andalan Indonesia tersebut ke daftar olahraga di Sea Games 2013 Myanmar.

Dan hari ini (Selasa, 12 februari 2013) IOC (International Olympic Committee) menggelar rapat, perihal memutuskan cabang olahraga yang akan dicoret untuk Olimpiade 2020. Dimana Bulutangkis masuk ke daftar tidak aman, bersama GulatTaekwondo, dan Modern PentathlonModern Pentathlon disebut sebagai cabang yang paling terancam akan dihapus. Namun rapat IOC memutuskan Gulat lah yang akan dicoret, dan tetap memberikan kesempatan untuk Bulutangkis,  Taekwondo, dan Modern Pentathlon untuk dipertandingkan hingga Olimpiade 2020.

BWF Tingkatkan Kualitas Turnamen Superseries 2014-2017

Written By bulutangkis RI on Senin, 11 Februari 2013 | 4:49 PM

JAKARTA, Kompas.com - Gelaran Superseries yang diselenggarakan oleh BWF (Badminton World Federation) telah mendulang sukses. Siklus ketiga mendatang diperkirakan akan melampaui keberhasilan gelaran sebelumnya.

BWF telah mengadakan diskusi dengan penyelenggara turnamen level superseries untuk periode 2014-2017 pada hari Senin (21/1/2013) lalu di Kuala Lumpur, Malaysia. Deputi Presiden BWF, Paisan Rangsikitpho mencatat kemajuan yang signifikan dan konsisten di sejumlah area seperti media dan pendapatan sponsorship serta penyiaran – baik dalam hal distribusi televisi maupun jumlah penonton pada saluran online BWF (http://badmintonworld.tv).

Dia sangat optimistis dengan 12 gelaran superseries selanjutnya yang akan dimulai tahun depan. BWF juga mengucapkan selamat kepada Australia serta Konfederasi Bulu Tangkis Oseania yang akan menjadi tuan rumah baru bagi turnamen superseries, yang mana ini merupakan event superseries pertama yang akan dilangsungkan di luar Asia dan Eropa.

"Kami terus berkembang. Semakin banyak yang tertarik dengan bulu tangkis sebagai tontonan olahraga dan kami telah melihat nilai komersil yang sejalan dengan hal ini. Ketatnya bidding untuk penyelenggaraan empat tahun siklus superseries menunjukkan betapa tingginya nilai kejuaraan ini. Australia sangat berkeinginan untuk menjadi bagian dari gelaran ini dan kami menyambutnya dengan baik. Selain itu, Malaysia juga telah naik kelas ke level Superseries Premier. Semua ini membuktikan betapa besarnya ambisi untuk menjadi bagian dari turnamen terbaik di sirkuit ini," jelas Paisan.

"Bulu tangkis kini telah disiarkan di televisi lebih di 160 negara dengan penayangan lebih dari 5.000 jam. Ini juga termasuk siaran langsung gelaran superseries selama lebih dari 2.000 jam di tahun 2011 dan 2012," tambahnya.

Selain itu, saluran online BWF yang dimulai pada Agustus 2011, telah menarik 22 juta penonton yang tercatat telah menonton hampir 70 juta menit siaran bulu tangkis.

"Siaran langsung dari saluran di Youtube ini telah mengangkat bulu tangkis ke mata dunia dan membuat bulu tangkis semakin mudah diakses oleh penggemar," ungkapnya.

Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund, mengonfirmasi bahwa BWF telah mendapat financial rewards dari penyelenggaraan superseries (yang disponsori oleh OSIM) sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2007. Dia juga menggarisbawahi soal peningkatan konsisten pada prize money yang menjadi indikator positif bahwa gelaran bergengsi ini akan berkembang dan terus berlanjut pada siklus selanjutnya.

Lima kejuaraan Superseries Premier di China, Denmark, Inggris, Malaysia dan Indonesia menjanjikan turnamen yang lebih menguntungkan, masing-masing dengan minimum prize money senilai 500.000 dollar AS (2014-2015); 550.000 dollar AS (2016) dan 600.000 dollar AS (2017). Ini merupakan peningkatan signifkan dari nilai 350.000 dollar AS untuk 2011 dan 2012 serta 400.000 dollar AS untuk tahun ini.

Sementara itu kejuaraan level Superseries yang akan berlangsung di Australia, Perancis, Hongkong, India, Jepang, Korea dan Singapura, prize money akan dimulai dari 250.000 dollar AS di tahun 2014 dan akan meningkat sebagai berikut: 275.000 dollar AS (2015); 300.000 dolar AS (2016), 325.000 dollar AS (2017).

"Tahun depan, total prize money di Superseries akan mencapai nilai tertingi dibanding sebelumnya. Termasuk final Superseries yang akan menawarkan hadiah sedikitnya 6,3 juta dollar AS," ungkap Lund.

Sementara itu, Indonesia sebagai salah satu penyelenggara turnamen Superseries Premier sejak tahun 2011, kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah di gelaran siklus selanjutnya tahun 2014 – 2017.

"Turnamen Indonesia Superseries Premier dianggap sebagai salah satu turnamen dengan penyelenggaraan terbaik. Kami diminta untuk mempresentasikan kepada negara-negara peserta lainnya soal bagaimana menyelenggarakan turnamen yang berkualitas. Ini adalah sebuah kehormatan untuk Indonesia," ujar Bambang Roedyanto, Kasubid Hubungan Internasional PB PBSI.

Tahun lalu, BWF menyatakan bahwa penyelenggaraan Djarum Indonesia Open Superseries Premier 2012 menjadi salah satu turnamen terbaik di dunia. Hal ini dinilai dari kualitas penyelenggaraan, jumlah penonton, penayangan televisi, total prize money, dan hal lainnya. Pada penyelenggaraan turnamen Superseries selanjutnya, BWF akan menetapkan standar tertentu untuk meningkatkan kualitas turnamen ini.

[DRAW] Iran International Challenge 2013

Iran Fajr International Challenge
Tanggal       : 14-17 Februari 2013
Kota           : Tehran
Negara        : Iran
Prize Money: USD 15,000


MS:
Arif Ramadhan vs Thomas Rouxel [7][FRA]
Akbar Panji vs Subhankar Dey [IND]
Riyanto Subagja [4] vs Qualification 8

WS:
Renna Suwarno vs Qualification 6
Maziyyah Nadhir [6] vs Mohita Sahdev [IND]
Febby Angguni vs Qualification 5
Yeni Asmarani [7] vs Qualification 7

MD
Ronald Alexander/Selvanus Geh [3] vs Bye
Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf [2] vs Bye

WD:
-

XD (tidak dipertandingkan di turnamen ini)

Untuk mendownload draw lengkapnya silahkan klik disini.

Dari Gita Wirjawan untuk Kejayaan Bulutangkis Indonesia

Written By bulutangkis RI on Minggu, 10 Februari 2013 | 7:22 PM

JAKARTA, Jaringnews.com - Perlahan namun pasti, janji Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan untuk membuat kehidupan atlet bulutangkis profesional menjadi sejahtera segera terwujud. Ke depan, Gita berharap atlet berprestasi Indonesia hanya fokus pada peningkatan prestasi tanpa harus memikirkan kehidupan ekonominya, seperti yang terjadi di masa lalu.

"Pemain perlu lebih diperhatikan dari sisi kesejahteraannya, juga para pelatihnya. Untuk pelatih akan diberlakukan sistem sponsor. Selain itu, kita juga perlu melihat sistem untuk me-manage seluruh kepengurusan," kata Gita kepada Jaringnews.com via telepon, Minggu (10/2).

Sederet sponsor dipastikan Gita sudah berkomitmen untuk mendukung seluruh atlet yang saat ini sedang mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas) di Kompleks Bulutangkis Cipayung, dan para pelatih tentunya.

"80 atlit dan 10 pelatih dengan sponsorship sebesar Rp 33 miliar untuk 2013 dan 2014. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Setelah ini akan dilelang untuk sponsorship kolektif (untuk penempatan logo-logo sponsor yang lebih besar di pakaian dan tempat lain) yang diharapkan akan mendapatkan dukungan lebih besar," ujarnya.

Dengan sistem sponsorship ini, Gita menyakini atlet maupun pelatih akan lebih semangat untuk meningkatkan kualitas permainan sehingga bisa mengharumkan nama bangsa di kancah bulutangkis dunia. Dengan begitu, kejayaan bulutangkis Indonesia diharap kembali segera terwujud.

"Pemain dan pelatih sudah lebih semangat berlatih. Bahkan Tommy Sugiarto, anaknya Icuk Sugiarto sudah masuk Pelatnas dan mendapatkan sponsor. Jadinya pebulutangkis profesional sudah bisa memberikan jaminan kesejahteraan untuk rakyat yang mau dan mampu berprestasi," tandas Gita yang juga merupakan Menteri Perdagangan ini.

Gita mengangkat tiga poin utama yang menjadi program kerjanya sebagai Ketua Umum PBSI. Pertama, meningkatkan profesional bulutangkis tanpa mengurangi patriotisme dengan cara mengisi orang-orang yang kapabel dan punya kepekaan terhadap kesejahteraan pemain, pelatih, pengurus dan pemangku bulutangkis. Kedua, konsekuen beraspirasi menciptakan atlet-atlet nasional berskala internasional sehingga menjadi Duta Bulutangkis Tanah Air. Terakhir, membentuk tim bulutangkis yang membanggakan.

Penonton Antusias, Superliga Akan Digelar Setahun Sekali

Surabaya, DETIK.com - Antusiasme penonton di setiap gelaran membuat pihak penyelenggara berencana menjadikan Djarum Superliga Badminton Indonesia dihelat setiap tahun.
Kejuaraan beregu antarklub dengan format Piala Thomasdan Uber tersebut sudah diadakan tiga kali, namun tidak konsisten. Setelah dimulai di tahun 2007, Superliga baru diadakan lagi di tahun 2011, dan kemudian tahun ini (2013).
Rencana menjadikan Superliga menjadi ajang tahunan mendapat restu dari Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan.
"Sponsor sudah menyetujui superliga setahun sekali, format dan penjadwalan akan dibicarakan lagi," kata Gita kepada wartawan di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/2/2013).
"Ini akan memicu semangat pemain (lokal), tapi sayang kekuatan kita belum merata. Saya sangat antusias dengan turnamen ini," sambungnya.
Sementara itu Direktur Badan Liga, Yoppy Rosimin, mengatakan bahwa alasan utama ditambahnya frekuensi Superliga adalah antusiasme penonton di tiga edisi yang sudah tergelar. Pada Superliga 2007 di Kelapa Gading, Jakarta, tiket selalu terjual habis, Sportmall Britama Arena pun selalu penuh penonton.
Demikian pula di edisi kedua di Surabaya, sampai-sampai DBL Arena tak bisa menampung penonton yang membludak di semifinal dan final.
"Selain itu Federasi Bulu Tangksi Dunia (BWF) menghapus kualifikasi PialaThomas Uber yang biasanya bergulir pada Februari di tahun genap. Maka sangat memungkinkan untuk mengisinya dengan Superliga," ujar Yoppy.
Mengenai mutasi pemain dan regulasi lain, seperti ditambahan Yoppy, akan dimatangkan lagi. Di tahun 2007 Superliga diikuti klub-klub lokal dengan status klub unggulan dan kualifikasi, dan boleh memakai pemain asing. Di edisi kedua klub tak perlu melewati fase kualifikasi. Tahun ini badan liga memberikan slot kosong kepada klub asing.
Untuk rencana edisi berikutnya, Yogyakarta menjadi kandidat kuat calon kota penyelenggara Superliga 2014.

Trans 7 Siap Menayangkan Djarum Superliga 2013

Written By bulutangkis RI on Jumat, 08 Februari 2013 | 3:52 PM

pic source: seputar indonesia

bulutangkis-RI.blogspot.com — Lagi-lagi selalu di PHP-in TV, hahaha… itulah ungkapan kebanyakan pecinta bulutangkis ketika dapet kabar buruk bahwa jadwal pertandingan LIVE bulutangkis selalu ada perubahan jam tayang, entah di cancel atau siaran tunda. Tapi Trans 7 kembali mendapatkan kesempatan untuk menyiarkan siaran langsung bulutangkis, Trans 7 akan menyiarkan pertandingan partai Final Superliga Badminton 2013 langsung dari DBL Arena Surabaya.
Berikut Jawdal Pertandingan Partai Final Superliga di TRANS 7:
1. Final Putri: Jumat, 8 Febuari 2013 pukul 12.45WIB (LIVE)
2. Final Putra: Sabtu, 9 Febuari 2013 pukul 14.00WIB (LIVE)
Berikut Jadwal Pertandingan Partai Semifinal Streaming:
1. SF Putri: Kamis, 7 Febuari 2013 pukul 18.00WIB
- SF2: PB Djarum vs Jaya Raya Jakarta (Lap. 2)
- SF1: Renesas Badminton Club [Jepang]  vs Unisys Badminton Club [Jepang] (Lap. 1)
2. Penempatan Juara 3 dan 4 Beregu Putri, 8 Febuari 2013 pukul 09.00WIB
- Yang kalah di Semifinal Beregu Putri 1 vs yang kalah di SF Veregu Putri 2
3. SF Putra: Jumat, 8 Febuari 2013 sekitar pukul 16.00WIB
4. Penempatan Juara 3 dan 4 Beregu Putra, 9 Febuari 2013 pukul 09.00WIB
Sumber: Web Djarum dan LIVE Streaming disini: goo.gl/CiR2i

Selamat Datang


Selamat datang di blog Bulutangkis RI.
Blog yang menyediakan informasi terkini seputar dunia bulutangkis Indonesia.
Kunjungi juga twitter @bulutangkisRI untuk update kabar terupdate.
 
Copyright © 2013. bulutangkis RI Media - All Rights Reserved
Tim @bulutangkisRI
Proudly powered by Blogger