B u l u t a n g k i s - I n d o n e s i a

Latest Post

Korea Selatan Anggap Hukuman Lee Yong-dae Tidak Adil Dan Ekstrem

Written By bulutangkis RI on Rabu, 29 Januari 2014 | 6:55 PM

bulutangkis RI Media - Asosiasi Bulu Tangkis Korea Selatan (Korsel) menganggap skorsing yang menimpa Lee Yong-dae sebagai sesuatu yang ektrem dan tidak adil.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Selasa (28/1), menyatakan skorsing setahun menimpa Lee Yong-dae juga pemain Korsel lain Kim Ki-Jung karena gagal lolos tes penggunaan doping.

Asosiasi Bulu Tangkis Korea (BFA) menanggapi hukuman itu sebagai ekstrem dan tidak adil. BKA menyatakan bahwa absennya kedua pemain mereka selama kunjungan petugas anti-doping karena alasan adanya kompetisi internasional.

"Lee dan Kim tidak menggunakan obat-obatan apa pun yang dilarang, menolak tes doping atau dengan sengaja menghindari mereka," demikian pernyataan BKA.

Lee, 25, menjadi peraih emas nomor ganda campuran dalam Olimpiade 2008 di Beijing serta meraih medali perunggu pada nomor ganda putra di Olimpiade London 2012. Lee juga diperkirakan akan berkompetisi dalam Asian Games di Incheon tahun ini.

"Masa hukuman mereka adalah sejak 23 Januari 2014 hingga 23 Januari 2015 tengah malam dan selama kurun waktu itu para pemain tersebut dilarang ikut serta dalam berbagai kompetisi," ujar Federasi dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut juga memberi kesempatan kepada dua pemain Korsel itu untuk mengajukan banding di pengadilan arbitrasi olahraga paling lambat 17 Februari.

Federasi yang berbasis di Kuala Lumpur itu juga menyatakan bahwa kemungkinan akan ada sanksi disiplin kepada Asosiasi Bulu Tangkis Korea (BKA) atas kegagalannya menjaga keputusan BWF terkait kiprah pemain mereka itu.

Sumber: Antara

Dua Emas Jadi Target PBSI Di Asian Games 2014

bulutangkis RI Media - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menargetkan dua medali emas di ajang Asian Games 2014 yang akan berlangsung di Incheon, Korea Selatan, 19 September-4 Oktober 2014. Indonesia akan diperkuat pebulutangkis terbaik di Asian Games 2014.

Ketua Umum PBSI, Gita Wirjawan, menegaskan pihaknya mencanangkan target meraih dua medali emas lewat nomor-nomor andalan Indonesia. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan itu mengatakan nomor ganda putra dan ganda campuran masih menjadi andalan di Asian Games 2014.

"Dua medali emas targetnya. Bisa diraih lewat nomor ganda putra dan ganda campuran. Itu yang palinhg berpotensi," ujar Gita ketika ditemui dalam acara Milo School Champions di Senayan, Jakarta, Rabu 29 Januari 2014.

Sementara itu Kepala Sub Bidang Pelatnas PBSI, Ricky Soebagdja, tidak memungkiri dua nomor itu memang masih menjadi andalan Indonesia. Namun, Ricky mengatakan Indonesia juga memiliki peluang dari nomor beregu.

"Kalau dilihat memang di sana kansnya. Tapi, Asian Games ada nomor beregu dengan komposisi 3 tunggal dan 2 ganda. Indonesia juga punya peluang di sana. Saya berani memasang target Indonesia bisa tembus ke semifinal di nomor beregu. Bahkan bisa saja menembus partai final," tegas Ricky.

Ricky kemudian memastikan Indonesia akan diperkuat para pebulutangkis terbaik di Asian Games 2014. Sebelumnya di SEA Games 2013 Myanmar, PBSI memutuskan untuk menurunkan pemain-pemain muda. Saat itu pemain-pemain seperti Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir dikonsentrasikan tampil di BWF Super Series Finals.

"Memang untuk SEA Games 2013 kemarin bertepatan dengan BWF Super Series Finals. Tapi, kalau Asian Games sudah jadi prioritas utama. Jadi kami akan menurunkan kekuatan penuh. Atlet-atlet terbaik yang diturunkan. Pemain muda juga bisa masuk," ucap Ricky.

Rencananya PBSI akan mulai menggelar Pelatnas 1 Februari 2014 mendatang.

Sumber: VIVAnews

Simon Santoso Akhirnya Mundur Dari Pelatnas

Written By bulutangkis RI on Kamis, 23 Januari 2014 | 4:00 PM

bulutangkisRI MEDIA - Simon Santoso akhirnya mengundurkan diri dari pelatnas Cipayung. Simon menyerahkan surat pengunduran diri kemarin (22/1) kepada PP PBSI, sebagai wujud tanggung jawab setelah gagal memenuhi ekspektasi.

Pemain asal Tegal Jateng tersebut dibebani target masuk semifinal Superseries Korea Open dan Superseries Premier Malaysia Open bulan ini. Namun faktanya Simon hanya sanggup mencapai babak pertama. Keluarnya Simon membuat tunggal putra kategori prestasi sedikit guncang. Apalagi pemain senior lainnya, Sony Dwi Kuncoro kembali cedera. Engkel kanan Sony bermasalah pekan lalu di Malaysia Open dan membuatnya harus istirahat beberapa bulan.

Lantas siapa yang dipercaya PP PBSI untuk menggantikan posisi Simon di tunggal putra prestasi Cipayung ? "Kita harapkan Jonathan (Jonathan Cristie, Red) atau Ihsan (Ihsan Maulana Mustofa, Red)," tulis Kabid Binpres PP PBSI, Rexy Mainaky lewat pesan singkat. Jonathan dan Ihsan yang statusnya sebagai tunggal putra kategori potensi, sepertinya lebih mendapat perhatian Rexy dibanding nama pemain tunggal generasi di bawah Simon. Seperti Wisnu Yuli atau Riyanto Subagja yang meski berstatus tunggal putra prestasi namun mentok secara capaian gelar.

Jonathan dan Ihsan mengemuka namanya sejak kejuaraan dunia junior tahun lalu di Bangkok Thailand. Jonathan berhasil mencapai delapan besar dan mengalahkan unggulan kedua turnamen sekaligus wakil tuan rumah, Thammasin Sitthikom. Sedang Ihsan mencapai semifinal. Gerakan PP PBSI melakukan penyegaran pemain penghuni pelatnas sebenarnya sudah terlihat akhir tahun lalu. Gelaran Junior Master U-17 dan U-19 yang bertujuan mencari bibit potensial baru tahun lalu digelar.

Rexy ketika dihubungi kemarin (22/1) membenarkan Simon tak lagi di pelatnas. Setelah melakukan pemanggilan awal pekan ini, Simon pun menyadari bahwa tak lagi bisa bersaing di pelatnas. "Dia sangat mengerti dan menerima apa yang dibutuhkan PP PBSI. Dia juga siap dipanggil ke dalam skuad Piala Thomas tahun ini jika memang masih dipanggil. Dia akan bermain secara profesional," tambah Rexy.
    
Sementara itu, Simon ketika ketika dihubungi juga mnegaku legawa dengan pengunduran diri tersebut. Masuk pelatnas sejak tahun 2003 lalu, Simon merasa keputusannya mundur tahun ini sangat tepat. "Saya sudah menyerahkan suart mundur kepada PP PBSI. Setelah ini saya akan kembali berlatih di klub lama Tangkas Jakarta. Harapan saya tetep bisa berprestasi dan memperbaiki rangking serta mengembalikan performa," tutur Simon. Performa Simon terus menurun sejak thuan lalu ketika sakit gondongan dan absen di banyak turnamen.

Skuad Superliga 2014


Putra:

Djarum Kudus
Dionysius Hayom Rumbaka, Riyanto Subagja, Thomi Azizan Mahbub, M. Bayu Pangisthu, Mohammad Ahsan, Berry Angriawan, Fran Kurniawan, Muhammad Ulinnuha, Yohannes Rendy Sugiarto, Didit Juang Indrianto

Jaya Raya Jakarta
Kenichi Tago, Nguyen Tien Minh, Tommy Sugiarto, Wisnu Yuli Prasetyo, Hermansyah, Angga Pratama, Hendra Setiawan, Markis Kido, Bona Septano, Putra Eka Rhoma

Musica Flypower Champion
Lee Chong Wei, Lee Hyun Il, Marc Zwiebler, Vladimir Ivanov, Simon Santoso, Alamsyah Yunus, Rian Agung Saputro, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira, Ricky Karanda Suwardi, Lee Yong Dae/Tri Kusharjanto

Hi-Qua Wima
Arief Gifar Ramadhan, Febryan Irfanaldy, Fauzi Adnan, Riky Widianto, Ade Yusuf Santoso, Ronald Alexander, Rizki Antasari, Rizky Hidayat Ismail, Riyo Arief Andrianto.

Guna Dharma
Alrie Guna Dharma, Setyaldi Putra Wibowo, Senatria Agus Setia Putra, Adi Andrianus Prasojo, Rizko Asuro, Wildan Atmaja, Fajar Alfian, Riki Erianto, Dandi Prabudita, Kenas Adi Haryanto.

Unisys Japan
Hyo Nakajo, Shuichi Sakamoto, Hajime Komiyama, Funitake Shimizu, Yu Hirayama, Yosuke Nakanishi, Kenta Kazuno, Kazushi Yamada, Hiroyuki Endo, Kenichi Hayakawa.

SCG Thailand
Thammasin Sitthikom, Khosit Phetpradab, Pannawit Thongnuam, Dechapol Puavaranukroh, Kittinupong Kedren, Supak Jomkoh, Natdanai Uakoolwarawat, Wannawat Ampunsuwan, Nipitphon Puangpuapech.

Malaysia Tigers
Iskandar Zulkarnain, Goh Soon Huat, Chong Yee Han, Tan Kian Meng, Teo Ee Yi, Nelson Heng Wei Keat, Chooi Kah Ming, Ow Yaw Han, Teo Kok Siang, Low Juan Seng.

Singapore
Derek Wong, Ashton Chen, Robin Gonansa, Huang Chao, Danny Bawa Chrisnanta, Chayut Triyachart, Terry Yeo, Loh Kean Hean, Terry Hee.

Cooperative Bank Taipei
Chou Tien Chen, Hsueh Hsuan Yi, Chu Han Chou, Lu Chi Yuan, Tsai Chia Hsin, Lee Sheng Mu, Lin Chia Yu, Wu Hsiao Lin.


Putri:

Jaya Raya Jakarta
Busanan Ongbumrungpan, Bellaetrix Manuputty, Adriyanti Firdasari, Mitani Minatsu, Rizki Amelia Pradipta, Pia Zebadiah Bernadet, Greysia Polii, Nitya Krishinda Maheswari, Della Destiara Haris, Anggia Shitta Awanda.

Djarum Kudus
Febby Angguni, Ana Rovita, Intan Dwi Jayanti, Dinar Dyah Ayustine, Vita Marissa, Liliyana Natsir, Shendy Puspa Irawati, Meiliana Jauhari, Melati Daeva Oktavianti, Rosyita Eka Putri Sari.

Mutiara Cardinal Bandung
Linda Wenifanetri, Aprilia Yuswandari, Hera Desi Ana Rachmawati, Hanna Ramadini, Tiara Rosalia Nuraidah, Suci Rizki Andini, Gebby Ristiyani Imawan, Melvira Oklamona, Maretha Dea Giovani.

USM Semarang
Tieke Ariedaningrum, Arinda Sari Sinaga, Aida Arum Amanah, Rina Andriani, Variella Aprilsasi, Komala Dewi, Ririn Amelia, Della Augustia Surya, Uswatun Khasanah, Ketut Mahadewi.

Unisys Japan
Ayane Kurihara, Shizuka Uchida, Masayo Mojirino, Ayaka Takahashi, Misaki Matsutomo, Sayaka Takahashi, Momoka Kimura, Naru Shinoya, Nozomi Okuhara, Chisato Hoshi.

Renesas Japan
Satoko Suetsuna, Miyuki Maeda, Mizuki Fujii, Reika Kakiiwa, Kana Ito, Yui Miyauchi, Naoko Fukuman, Ayumi Mine, Yuki Fukushima, Sayaka Hirota.

Gifu Tricky Panda Japan
Rie Ito, Aya Shimozaki, Saya Yamamoto, Aoi Matsuda, Soyoka Yamaguchi, Arisa Hashizume.

SCG Thailand
Nitchaon Jindapol, Sapsiree Taerattanachai, Pornpawee Chochuwong, Rawinda Prajongjai, Puttita Supajirakul, Rodjana Chuthabunditkul, Jongkolphan Kittiharakul, Pacharakamol Arkornsakul.

Cooperative Bank Taipei
Hsu Ya Chin, Pai Yu Po, Chiang Mei Hui, Cheng Shao Chieh, Cheng Wen Hsing, Hsieh Pei Chen, Wang Pei Rong, Kuo Yu Wen.

Singapore
Gu Juan, Chen Jiayuan, Liang Xiaoyu, Yeo Jia Min, Shinta Mulia Sari, Vanessa Neo, Elaine Chua, Dellis Yuliana, Tan Wei Han.

Kebahagian Ahsan Miliki Putri, Kebahagian Kita Bersama

Written By bulutangkis RI on Jumat, 03 Januari 2014 | 3:10 PM

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan berpose bersama istri, Christine Novitania, dan putri pertama mereka, Chayra Maritza Ahsan, Jumat (03/01/2014). (pic. PBSI)
bulutangkis RI Media - Kabar gembira tadi pagi datang dari sang Juara Dunia Bulutangkis 2013, Muhammad Ahsan yang kini telah menjadi seorang ayah, karena sang istri, Christine Novitania melahirkan anak pertama mereka yang diberi nama Chayra Maritza Ahsan.

Ahsan yang dihubungi PBSI ini tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya telah memiliki seorang putri, yang lahir pada hari Jum'at, 3 Januari 2014 pukul 04.35 WIB di RS Kemang Medical Care, Jakarta Selatan.

"Tentunya senang sekali atas kelahiran putri pertama kami. Sekarang saya sudah resmi jadi seorang ayah," ucap Ahsan, pemain kelahiran Palembang, 7 September 1987.

"Dengan kelahiran Chayra, saya pastinya jadi tambah semangat untuk terus meraih prestasi. Sebagai seorang ayah, saya mesti lebih bertanggung jawab dan harus lebih sabar," tambah ganda putra ranking satu dunia ini.

Tim bulutangkis RI Media melaui Official Twitter serta Official Facebook-nya telah menyampaikan rasa bahagia untuk Ahsan beserta istri.

"Keluarga besar Tim bulutangkis RI Media mengucapkan selamat atas kelahiran putri pertama Mohammad Ahsan dan Christine Novitania," tulis official facebook bulutangkis RI Media yang beralamat di www.facebook.com/bulutangkisRI

Tak lupa beberapa followers di twitter pun menyampaikan hal bahagia ini, "@bulutangkisRI congrats Ya ka @ahsanbad09 @Just_iTnee smga putri nya mnjdi putri yg sholehah dan pemain badminton yg hebat sperti Ayah nya," tulis pemilik akun @RosseMya.

Adapun pemilik akun @_SmileyTiara_ me-retweet, "Welcome, may God lead you! RT @bulutangkisRI: Putri pertama dari @ahsanbad09 dan istri @Just_iTinee..."

Sementara itu, partner Muhammad Ahsan, Hendra Setiawan juga tengah menunggu kelahiran anak pertamanya yang diperkirakan lahir bulan Maret mendatang.

sumber: PBSI

Korea Open Super Series, Ujian Pertama Sekaligus Ujian "Hidup Mati" Simon Santoso

Simon Santoso
bulutangkis RI Media - Laga perdana diawal tahun 2014 akan dihadapi sebagian pebulatangkis Indonesia di Korea Open Super Series 2014. Turnamen berhadiah 600.000USD ini akan berlangsung di Seoul, 7-12 Januari 2014.

Korea Open di tahun 2014 ini turun level dari Super Series Premier menjadi Super Series karena hadiah sebelumnya berkisar 1.000.000USD turun menjadi 600.000USD, adapun spekulasi yang beredar turnamen ini sengaja diturunkan PBSI-nya Korea Selatan lantaran kasus yang menimpa pemainnya di Olimpiade London sampai dengan menurunnya antusias pendanaan sponsor.

Indonesia tidak menurunkan kekuatan penuh, tidak tercatat nama Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan di Ganda Putra serta Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad di Ganda Campuran yang harus absen lantaran untuk menjalani persiapan Malaysia Open Super Series 2014.

Sementara itu, Korea Open 2014 menjadi salah satu turnamen "hidup mati" seorang Simon Santoso dipelatnas Cipayung, pasalnya, Simon ditargetkan untuk bisa menembus babak semifinal pada turnamen Korea Open dan Malaysia Open 2014. Jika gagal memenuhi target tersebut, Simon terpaksa hengkang dari Pelatnas Cipayung.

“Saya mau fokus di babak kualifikasi dulu, yang penting lolos ke main draw. Di main draw juga langsung bertemu Chen Long, tentunya ini tak mudah buat saya. Peluangnya bisa dibilang berat, tapi saya akan tetap berusaha,” kata Simon. Menanggapi hal ini, Simon tak ingin merasa terbebani karena ia tak ingin hal ini mengganggu konsentrasinya. Simon hanya ingin menjalankan tugas dengan sebaik mungkin dan berusaha memenuhi target yang telah ditetapkan.

“Tidak ada pressure, memang ini target yang diberikan kepada saya, ya saya jalani. Saya ingin lebih konsentrasi ke diri sendiri,” ujar Simon yang dijumpai di Pelatnas Ciayung, Kamis (2/1) pagi.

“Persiapan juga cukup baik, saya tetap latihan di saat-saat libur Natal dan Tahun Baru. Liburnya hanya saat tanggal merahnya saja, sisanya latihan untuk persiapan ke Korea dan Malaysia. Tidak apa-apa lah, ini namanya pengorbanan dalam mempersiapkan diri ke kejuaraan,” tambah Simon

Sumber: BeritaSatu 

Draw Korea Open Super Series 2014

Tanggal: 7-12 Januari 2014
Kategori: Superseries
Kota: Seoul
Negara: Korea
Prize Money: USD 600.000

-------------------------------

Draw Wakil Indonesia di R1:

MS:
Tommy Sugiarto [3/INA] vs Tian Houwei [CHN]
Dionysius Hayom Rumbaka [INA] vs Tanongsak Saensomboonsuk [THA]

WS:
Hera Desi Ana Rachmawati [INA] vs Yao Xue [CHN]
Aprilia Yuswandari [INA] vs Sayaka Takahashi [JPN]

MD:
Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf [INA] vs Evgenij Dremin/Sergey Lunev [RUS]
Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi [INA] vs Qualification 4

WD:
Nitya K Maheswari/Greysia Polii [INA] vs Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul [4/THA]
Vita Marissa/Variella Aprilsasi [INA] vs Bang Ji Sun/Han Yong Joo [KOR]
Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah [INA] vs Heather Olver/Kate Robertshaw [ENG]
Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris [INA] vs Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi [2/JPN]

XD:
Muhammad Rijal/Vita Marissa [8/INA] vs Chan Yun Lung/Tse Ying Suet [HKG]
Irfan Fadhilah/Weni Anggraini [INA] vs Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah [6/HKG]

Pemain yang harus lalui babak kualifikasi:
MS:
Simon Santoso [INA] vs Park Sung Min [KOR]

MD:
Alvent Yulianto Chandra/Shintaro Ikeda [INA/JPN] vs Kim Jae Hwan/Kim Jung Ho [KOR]

KLIK DISINI untuk mendownload draw lengkap (file .xls)

Skuad Pelatnas PP PBSI 2014 Resmi Dirilis

Written By bulutangkis RI on Senin, 30 Desember 2013 | 6:01 PM



bulutangkis RI MEDIA - Daftar pemain yang mendapatkan promosi dan degradasi dari Pelatnas PP PBSI resmi diumumkan pada hari ini (30/12). Skuad pelatnas PBSI 2014 dibagi menjadi dua kategori, yakni Prestasi dan Potensi. Kategori Prestasi diperuntukkan bagi atlet pelatnas yang dirasa cukup untuk turun di turnamen level atas (seperti Superseries, Kejuaraan Dunia, Thomas & Uber Cup, dan sebagainya) dan diharap dapat segera menjadi juara. Kategori Potensi dihuni oleh para atlet yang masih memilikki potensi untuk berkembang lebih jauh di level internasional, mereka diutamakan turun untuk level turnamen menengah kebawah (Grand Prix Gold, Grand Prix, International Challenge, Kejuaraan Junior, dan sebagainya).

Dari daftar skuad pelatnas 2014, perlakuan 'khusus' diterima Simon Santoso hingga akhir Januari 2014, jika tidak dapat memenuhi target semifinal Korea Open dan Malaysia Open, Simon dapat segera dikeluarkan dari pelatnas. Tak hanya itu, sebanyak 10 nama atlet yang namanya tidak dipublikasikan dipantau selama 6 bulan untuk memenuhi target yang diberikan oleh PBSI hingga perhelatan Thomas & Uber Cup 2014, jika target tidak dipenuhi maka 10 atlet tersebut akan dicoret dari daftar penghuni pelatnas. (Siapakah mereka?)

Berikut daftar nama atlet skuad Pelatnas PP PBSI 2014:

- Kategori Prestasi:

Tunggal Putra:
Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, Wisnu Yuli Prasetyo, Sony Dwi Kuncoro, Riyanto Subagja, Simon Santoso

Tunggal Putri:
Lindaweni Fanetri, Bellaetrix Manuputty, Hera Desi, Aprilia Yuswandari, Maria Febe Kusumastuti

Ganda Putra:
Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Angga Pratama, Ryan Agung Saputra, Ade Yusuf, Wahyu Nayaka, Berry Angriawan, Ricky Karanda Suwardi

Ganda Putri:
Greysia Polii, Nitya Krishinda Maheswari, Tiara Rosalia Nuraidah, Suci Rizki Andini, Anggia Shitta Awanda, Della Destiara Haris, Gebby Ristiyani Imawan, Ririn Amelia

Ganda Campuran:
Tontowi Ahmad, Riky Widianto, Praveen Jordan, Irfan Fadilah, Liliyana Natsir, Richi Puspita Dili, Debby Susanto, Weni Anggraini


- Kategori Potensi:

Tunggal Putra:
Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, Muhammad Bayu Pangisthu, Anthony Sinisuka Ginting, Rifan Fauzin Ivanudin, Firman Abdul Kholik

Tunggal Putri:
Hana Ramadhini, Ruselli Hartawan, Gregoria Mariska, Vehrenica Debora Rumate, Mayrina Lukmanda

Ganda Putri:
Rosyita Eka Putri, Melati Daeva Oktaviani, Melvira Oklamona, Maretha Dea Giovani, Shinta Arum, Ni Ketut Mahadewi, Della Augustia, Uswatun Khasanah 

Ganda Putra:
Selvanus Geh, Hardianto, Kevin Sanjaya, Agrippina Prima Rahmanto Putera, Arya Maulana Aldiartama, Hafiz Faisal, Clinton Hendrik, Rian Ardianto 

Ganda Campuran:
Alfian Eko Prasetya, Edi Subaktiar, Rafiddias Akhdan Nugroho, Ronald Alexander, Lukhi Apri Nugroho, Annisa Saufika, Gloria Emanuelle Widjaja, Shella Devi Aulia, Masita Mahmudin, Febriani Endar 

-----------------------------------------------------------------

Daftar nama yang terdaftar di 2013, namun tidak masuk ke skuad pelatnas 2014:

Tunggal Putra:
Shesar Hiren Rhustavito, Fikri Ihsandi Hadmadi, Thomi Azizan Mahbub, Setyaldi Wibowo, Panji Akbar Sudrajat, Arief Gifar Ramadhan

Tunggal Putri:
Adriyanti Firdasari, Maziyyah Nadhir, Yeni Asmarani, Renna Suwarno

Ganda Putra:
Fran Kurniawan Teng, Bona Septano, Yohannes Rendy Sugiarto, Muhammad Ulinnuha, Afiat Yuris Wirawan, Putra Eka Rhoma

Ganda Putri:
Sri Wulan Sari, Imma Mutiah Khairunnisa, Meiliana Jauhari, Komala Dewi, Jenna Gozali, Anneke Feinya Agustine

Ganda Campuran:
Muhammad Rijal, Shendy Puspa Irawati




Menutup Akhir Tahun, Indonesia Duduki Posisi Kedua di Level Superseries

Written By bulutangkis RI on Minggu, 15 Desember 2013 | 5:15 PM

Tommy Sugiarto di SS Finals (PBSI)
bulutangkisRI MEDIA - Turnamen level Superseries dan Superseries Premier merupakan turnamen bergengsi bagi para pebulutangkis dunia. Sebanyak tiga belas rangkaian turnamen digelar sepanjang 2013 di berbagai negara. Di tahun ini, Indonesia berhasil menutup akhit tahun dengan total sebelas gelar juara, merupakan peningkatan cukup signifikan, mengingat tahun lalu Indonesia hanya berhasil menyabet empat gelar superseries. Posisi negara peraih gelar Superseries pun meningkat, dari peringkat empat ke peringkat dua.

Daftar peraih gelar Superseries dan Superseries Premier untuk Indonesia di tahun 2013:
- Tommy Sugiarto: Singapore Open Superseries

- Markis Kido/Gideon Markus Fernaldi: French Open Superseries

- Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir: All England Superseries Premier, India Open Superseries, Singapore Open Superseries, China Open Superseries Premier

- Moh Ahsan/Hendra Setiawan: Malaysia Open Superseries, Indonesia Open Superseries Premier, Singapore Open Superseries, Japan Open Superseries, Superseries Finals


Indonesia menduduki peringkat ke-dua dengan total 11 gelar, di bawah China yang mendominasi dengan 31 gelar:
(Klik untuk memperbesar gambar)

Hasil Semifinal dan Drawing Final SEA Games 2013

Written By bulutangkis RI on Jumat, 13 Desember 2013 | 2:14 PM



bulutangkisRI MEDIA - Enam dari tujuh wakil Indonesia berhasil melaju ke babak final, satu keping emas sudah dipastikan milik Indonesia setelah terciptanya All Indonesian Final di ganda putra. Target PBSI di nomor untuk merebut perak di nomor tunggal  pun sudah tercapai. Indonesia berhasil menempatkan wakil di setiap nomor, dan berpeluang sapu bersih emas.

Hasil Semifinal (13 Desember):

- Tunggal Putra:
Dionysius Hayom Rumbaka vs Nguyen Tien Minh (Vietnam) 13-21 21-12 22-20
Wisnu Yuli Prasetyo vs Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand) 21-17 11-21 12-21

- Tunggal Putri:
Bellaetrix Manuputty vs Nichaon Jindapol (Thailand) 21-17 20-22 22-20
Vu Thi Trang (Vietnam) vs Busanan Ongbumrungpan (Thailand) 7-21 8-21

- Ganda Putra:
Angga Pratama/Rian Agung Saputra vs Lim Kim Wah/Ow Yao Han (Malaysia) 21-16 21-15
Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan vs Goh V Shem/Teo Kok Siang (Malaysia) 21-17 21-18

- Ganda Putri:
Nitya Krishinda M/Greysia Polii vs Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) 21-7 21-11
Shinta Mulia Sari/Lei Yao (Singapura) vs Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon (Malaysia) 21-23 21-17 17-21

- Ganda Campuran:
Muhammad Rijal/Debby Susanto vs P. Supajirakul/N. Phuangphuapech (Thailand) 21-11 18-21 21-19
Tan Aik Quan/Lai Pei Jing (Malaysia) vs Maneepong J/Sapsiree T (Thailand) 15-21 17-21


Drawing FINAL (14 Desember):

- MATCH 1 LIVE TV - Ganda Putra:
Angga Pratama/Rian Agung Saputra vs Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan

- MATCH 2 LIVE TV - Tunggal Putri:
Bellaetrix Manuputty vs Busanan Ongbumrungpan (Thailand)

- MATCH 3 LIVE TV - Ganda Campuran:
Muhammad Rijal/Debby Susanto vs Maneepong J/Sapsiree T (Thailand)
 
- MATCH 4 LIVE TV - Tunggal Putra:
Dionysius Hayom Rumbaka vs Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand)


- MATCH 5 LIVE TV - Ganda Putri:
Nitya Krishinda M/Greysia Polii vs Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon (Malaysia)


Babak Final LIVE di Indosiar dan TVRI pkl 14.00 WIB (Eksklusif HAK SIAR TV NON BERBAYAR, yang BERBAYAR DIACAK)
Untuk update terkini, follow twitter @bulutangkisRI

Hasil Perempat Final SEA Games dan Drawing Semifinal

Written By bulutangkis RI on Kamis, 12 Desember 2013 | 2:56 PM


Hasil babak perempat final (12 Desember 2013):

- Tunggal Putra:
Dionysius Hayom Rumbaka vs Min Aung Kyi (Myanmar) 21-6 21-8
Wisnu Yuli Prasetyo vs Iskandar Zulkarnain Zainudin (Malaysia) 21-10 21-15

- Tunggal Putri:
Bellaetrix Manuputty vs Li Lian Yang (Malaysia) 21-16 21-15
Aprilia Yuswandari vs Busanan Ongbumrungpan (Thailand) 11-21 18-21*

- Ganda Putra:
Angga Pratama/Rian Agung Saputra vs [walkover] W Ampunsuwan/S Avihingsanon (Thailand)
Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan vs P Sengvidason/X Vongpachith (Laos) 21-4 21-16

- Ganda Putri:
Nitya Krishinda M/Greysia Polii vs Thu Nguyen Le/Nu Thao Pham (Vietnam) 21-15 21-11
Gebby R Imawan/Tiara R Nuraidah vs Shinta Mulia Sari/Lei Yao (Singapura) 16-21 22-20 24-26*

- Ganda Campuran:
Muhammad Rijal/Debby Susanto vs Jian Guo Ong/Yim Loo Lim (Malaysia) 17-21 21-10 21-11
Riky Widianto/Richi Puspita Dili vs Maneepong J/Sapsiree T (Thailand) 21-19 22-24 17-21*

*) gagal ke Semifinal


Drawing semifinal (13 Desember 2013):

- Tunggal Putra:
Dionysius Hayom Rumbaka vs Nguyen Tien Minh (Vietnam)
Wisnu Yuli Prasetyo vs Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand)

- Tunggal Putri:
Bellaetrix Manuputty vs Nichaon Jindapol (Thailand)
Vu Thi Trang (Vietnam) vs Busanan Ongbumrungpan (Thailand)

- Ganda Putra:
Angga Pratama/Rian Agung Saputra vs Lim Kim Wah/Ow Yao Han (Malaysia)
Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan vs Goh V Shem/Teo Kok Siang (Malaysia)

- Ganda Putri:
Nitya Krishinda M/Greysia Polii vs Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand)
Shinta Mulia Sari/Lei Yao (Singapura) vs Vivian Kah Mun Hoo/Khe Wei Woon (Malaysia)

- Ganda Campuran:
Muhammad Rijal/Debby Susanto vs P. Supajirakul/N. Phuangphuapech (Thailand)
Tan Aik Quan/Lai Pei Jing (Malaysia) vs Maneepong J/Sapsiree T (Thailand)

Untuk info jadwal TV dan update terkini, follow twitter @bulutangkisRI

Streaming dan Jadwal BWF Superseries Finals 2013 Hari Kedua

Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae
bulutangkis-RI MEDIA - Hari ini masuki hari kedua turnamen BWF World Superseries Finals dan masih babak penyisihan grup atau round robbin pemain Indonesia, berikut jadwalnya:

LAPANGAN 1 - TV:
  • 11.00WIB MATCH 1 GRUP A Ganda Putri: Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia [Indonesia] vs Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi [Jepang]
  • 14.00WIB MATCH 5 GRUP B Tunggal Putra: Tommy Sugiarto [Indonesia] vs Hu Yun [Hongkong]
  • 18.45WIB MATCH 7 GRUP A Ganda Putra: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [Indonesia] vs Kim Ki Jung/Kim Sa Rang [Korea]
LAPANGAN 2:
  • 12.30WIB MATCH 3 GRUP B Tunggal Putra: Sony Dwi Kuncoro [Indonesia] vs Kenichi Tago [Jepang]
  • 19.45WIB MATCH 8 GRUP A Ganda Campuran: Chris Adcock/Gabrielle White [England] vs Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet [Indonesia]
  • 21.00WIB MATCH 10 GRUP B Ganda Campuran: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [Indonesia] vs Xu Chen/Ma Jin [China]
JADWAL TV bisa saksikan di MNC Sport 1 pukul 18.00WIB atau di Astro Supersports 4 mulai pukul 11.00WIB

STREAMING sudah tersedia di badmintonworld atau alternatif lain:
  1. Lapangan 1 DISINI
  2. Lapangan 2 DISINI

Streaming dan Jadwal TV BWF Superseries Finals 2013

Written By bulutangkis RI on Rabu, 11 Desember 2013 | 10:59 AM

bulutangkisRI MEDIA- Gelaran BWF Superseries Finals akan dimulai hari ini masuki babak Round Robin, wakil-wakil Indonesia pun akan bertanding dihari pertama, berikut jadwal match Indonesia:

LAPANGAN 1:
  • 11.00WIB #SSFinals GRUP B-MS: Tommy Sugiarto [INA] vs [INA] Sony Dwi Kuncoro. RANK: 5 vs 9. H2H: 1-1
  • 21.00WIB #SSFinals GRUP A-MD: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [INA] vs [MAS] Thien How Hoon/Wee Kiong Tan. RANK: 1 vs 8. H2H: 1-1
LAPANGAN 2
  •  11.00WIB #SSFinals GRUP A-WD: Jin Ma/Jinhua Tang [CHN] vs [INA] Pia Zebadiah /Rizki Amelia. RANK: 3 vs 6. H2H: 3-1
  • 11.00WIB #SSFinals GRUP A-WD: Jin Ma/Jinhua Tang [CHN] vs [INA] Pia Zebadiah /Rizki Amelia. RANK: 3 vs 6. H2H: 3-1
  • 19.30WIB #SSFinals GRUP A-WD: Nan Zhang/Yunlei Zhao [CHN] vs [INA] Markis Kido/Pia Zebadiah. RANK: 1 vs 9. H2H: 1-0 
Jadwal TV untuk penayangan BWF Superseries Finals hanya tersedia di TV Berbayar, berikut:
  • Berlangganan Indovision bisa ke MNC Sports 1 channel 101 bisa saksikan #SSFinals sesi kedua hari ini mulai pukul 18.00WIB
  • Kemudian bisa LIVE juga di Astro Supersport 4 channel 817 sudah bisa saksikan LIVE #SSFinals hari ini, 11 Des 2013 pukul 11.00WIB
Adapun Alternatif streaming sebagai berikut:
SELAMAT MENYAKSIKAN!! 

Hasil SEA Games Hari Pertama dan Drawing Babak Perempat Final

Written By bulutangkis RI on Selasa, 10 Desember 2013 | 6:51 PM



Kabar baik di hari pertama SEA Games 2013, seluruh wakil yang turun berhasil melangkah ke babak perempat final dengan kemenangan dua game langsung, berikut hasil lengkapnya:

  • Hasil Round 1
- Tunggal Putra:
Dionysius Hayom Rumbaka vs Seng Chaleun Phaxay (Laos) 21-10 21-5
Wisnu Yuli Prasetyo vs  Phorrom Cheng  (Kamboja) 21-5 21-9

- Tunggal Putri:
Bellaetrix Manuputty vs Gu Juan (Singapura) 21-13 21-17
Aprilia Yuswandari vs Thuzar  Thet Htar (Myanmar) 21-13 21-6

- Ganda Putra: 
Ricky Karanda/Berry Angriawan vs Chantong Sok/Chanmara Tep (Kamboja) 21-8 21-10
Angga Pratama/Rian Agung Saputra vs BYE (langsung ke babak perempat final)

- Ganda Putri:
Gebby Ristiyani/Tiara Rosalia vs Nguyen Thi Sen/Vu Thi Trang (Vietnam) 21-15 21-14
Nitya Krishinda/Greysia Polii vs BYE (langsung ke babak perempat final)

- Ganda Campuran:
Muhammad Rijal/Debby Susanto vs BYE (langsung ke babak perempat final)
Riky Widianto/Puspita Richi Dili vs BYE (langsung ke babak perempat final)


  • Drawing Babak Perempat Final:
- Tunggal Putra:
Dionysius Hayom Rumbaka vs Min Aung Kyi (Myanmar)
Wisnu Yuli Prasetyo vs Iskandar Zulkarnain Zainudin (Malaysia)

- Tunggal Putri:
Bellaetrix Manuputty vs Li Lian Yang (Malaysia)
Aprilia Yuswandari vs Busanan Ongbumrungpan (Thailand)

- Ganda Putra:
Angga Pratama/Rian Agung Saputra vs Wannawat Ampunsuwan/Suppanyu Avihingsanon (Thailand)
Ricky Karanda/Berry Angriawan vs Phanthason Sengvidason/Xaysomphon Vongpachith (Laos)

- Ganda Putri:
Nitya Krishinda/Greysia Polii vs Thu Huyen Le/Nhu Thao Pham (Vietnam)
Gebby Ristiyani/Tiara Rosalia vs Shinta Mulia Sari/Lei Yao (Singapura)

- Ganda Campuran:
Muhammad Rijal/Debby Susanto vs Jian Guo Ong/Yin Loo Lim (Malaysia)
Riky Widianto/Puspita Richi Dili vs Maneepong Jongjit/Sapsiree Taerattanachai (Thailand)

Babak perempat final LIVE di Indosiar (Kamis 12 Desember) Pkl 09.00 WIB*, update selalu perkembangan terkini melalui twitter @bulutangkisRI
* Jam tayang dapat berubah

Bellaetrix Diganjar Kartu Kuning

Bellaetrix Manuputty di SEA Games 2013 (PBSI)

bulutangkisRI MEDIA - Bellaetrix Manuputty akhirnya menjawab tantangan di babak pertama tunggal putri SEA Games Myanmar 2013 di Nay Pyi Taw dengan mengalahkan pemain andalan Singapura, Gu Juan. Lewat kemenangan dua game langsung, 21-13, 21-17, Bellaetrix pun berhak atas tiket babak perempat final.

“Saya senang dengan kemenangan hari ini atas Gu, karena hasil undian saya tidak bisa dibilang enteng juga. Tapi saya tak mau terlalu senang, biasa saja, pasti selanjutnya banyak lawan-lawan yang lebih berat,” tutur Belletrix usai pertandingan.

Duel Bellaetrix vs Gu sempat diwarnai dengan insiden kartu kuning. Di game kedua pada kedudukan 18-16 untuk keunggulan Bellaetrix, pemain putri Indonesia ini diganjar kartu kuning. Semua berawal saat Bellaetrix meminta persetujuan Gu untuk mengganti shuttlecock dan ditolak oleh Gu. Selanjutnya, Gu menganggap Bellaetrix berusaha untuk merusak shuttlecok dan ia pun melayangkan protes kepada wasit yang memimpin pertandingan.

“Saat Gu menolak untuk mengganti shuttlecock, saya kemudian membetulkan shuttlecock karena memang sudah jelek, beberapa kali kena pukulan kencang. Tetapi lawan malah mengira saya merusak shuttlecock tersebut. Ini terjadi dua kali dan tidak ada peringatan apa-apa dari wasit, dan saya dapat kartu kuning,” jelas Bellaetrix.

“Pertandingan sempat terhenti beberapa saat, sebetulnya ini malah merugikan untuk lawan, karena saat itu dia sedang mengejar perolehan angka. Konsentrasinya sepertinya terganggu, sementara saya malah merasa diuntungkan, bisa ambil nafas lagi,” ungkapnya.

Pada babak perempat final, Bellaetrix akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Li Lian Yang. Sementara Aprilia Yuswandari yang di babak pertama mengalahkan wakil tuan rumah, Thu Zar Thet Htar, 21-13, 21-6, akan berhadapan dengan Busanan Ongbumrungpan, unggulan kedua dari Thailand.

sumber: PBSI

Draw BWF Superseries Finals Dirilis, Ganda Campuran Grup Neraka!

Markis Kido/Pia Zebadiah
bulutangkisRI MEDIA - Undian penentuan grup di Superseries Finals telah dirilis resmi oleh BWF Selasa (10/12) siang. Indonesia menempatkan 6 wakilnya untuk berlaga di Kuala Lumpur 11-15 Desember 2013 dan hanya 8 besar peringkat Superseries BWF yang diundang.

Berikut ini pembagian grup BWF Superseries Finlas 2013:

klik gambar untuk memperbesar

klik gambar untuk memperbesar

klik gambar untuk memperbesar

klik gambar untuk memperbesar

klik gambar untuk memperbesar
Dari masing-masing grup tersebut akan diambil 2 terbaik dari grup dengan point terbesar untuk melaju ke semifinal, berikut bagannya:
bagan semifinal Superseries Finals

Juara grup A akan disimpan di pool atas sementara juara grup B dari masing-masing nomor akan disimpan di pool bawah, sementara runner-up grup A akan hadapi juara grup B kemuadian runner-up grup B akan hadapi juara grup A.
Sebelum melaju ke semifinal, masing-masing pemain dari masing-masing grup akan di adu, pemain yang berada di grup A hanya akan jumpa dengan pemain dari grup A saja, berlaku untuk semua nomor pertandingan. Artinya Tommy dan Sony akan saling beradu di grup B Tunggal Putra untuk meraih posisi terbaik untuk lolos ke semifinal, dimungkinkan 2 wakil RI melaju dari nomor tunggal putra melaju asalkan Tommy dan Sony meraih posisi 1 dan 2 grup B tunggal putra.

Dari pengamatan beberapa berkomentar, Grup B Ganda Campuran lah yang disebut-sebut sebagai grup NERAKA! Pemain di grup itu sudah saling mengalahkan dan susah ditebak, kita berdoa semoga semua pemain Indonesia bisa konsisten hingga menjadi juara di BWF World Superseries Finals edisi 2013. AMIN!

Berharap Hasil Manis Di Super Series Finals Sebelum Tutup Tahun

Written By bulutangkis RI on Senin, 09 Desember 2013 | 7:57 PM

bulutangkisRI MEDIA - Dua hari lagi akan digelar Final Super Series Dunia yang diselenggarakan oleh BWF dan Kuala Lumpur terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan ini yang akan berlangsung 11-15 Desember 2013 dan hanya peringkat 1-8 Ranking Superseries saja yang diundang.

 Kali ini Indonesia mengirimkan 6 wakil untuk berlaga di Superseries Finals, meningkat dari tahun lalu yang hanya kirim 2 wakil saja. Adapun sistem pertandingan untuk Super Series Finals adalah setengah kompetisi dimana dari 8 pemain dari setiap nomor akan dibagi dua grup yaitu grup A (terdiri dari 4 pemain) dan B (terdiri dari 4 pemain) untuk diadu dan 2 terbaik dari masing-masing grup A dan B akan melaju ke semifinal untuk bertanding dan yang menang pun melaju ke final.

Sementara itu dari update terbaru, inilah 8 pemain dari masing-masing nomor yang telah dikonfirmasi akan bermain di Superseries Finals, unggulan 1-8:

Tunggal Putra:
  1. Lee Chong Wei [Malaysia]
  2. Kenichi Tago [Jepang]
  3. Jan O Jorgensen [Denmark]
  4. Tommy Sugiarto [Indonesia]
  5. Boonsak Ponsana [Thailand]
  6. Sony Dwi Kuncoro [Indonesia]
  7. Wang Zhengming [China]
  8. Hu Yun [Hongkong]
Tunggal Putri:
  1. Wang Shixian [China]
  2. Saina Nehwal [India]
  3. Bae Yeon Ju [Korea]
  4. Porntip Buranaprasersuk [Thailand]
  5. Li Xuerui [China]
  6. Mitani Minatsu [Jepang]
  7. Sung Ji Hyun [Korea]
  8. Tai Tzu Ying [Taipei]
 Ganda Putra:
  1. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [Indonesia]
  2. Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa [Jepang]
  3. Liu Xiaolong/Qiu Zihan [China]
  4. Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae [Korea]
  5. Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata [Jepang]
  6. Kim Ki Jung/Kim Sa Rang [Korea]
  7. Mathias Boe/Cartsen Mogensen [Denmark]
  8. Thien How Hoon/Wee Kiong Tan [Malaysia]
Ganda Putri:
  1. Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi [Jepang]
  2. Wang Xiaoli/Yu Yang [China]
  3. Christina Pedersen/Kamilla Rytter Juhl [Denmark]
  4. Ma Jin/Tang Jinhua [China]
  5. Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia [Indonesia]
  6. Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravichithaikul [Thailand]
  7. Reika Kaiiwa/Miyuki Maeda [Jepang]
  8. Jang Ye Na/So Young Kim [Korea]
Ganda Campuran:
  1.  Zhang Nan/Zhao Yunlei [China]
  2. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [Indonesia]
  3. Chris Adcock/Gabrielle White [England]
  4. Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen [Denmark]
  5. Xu Chen/Ma Jin [China]
  6. Peng Soon Chan/Liu Ying Goh [Malaysia]
  7. Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet [Indonesia]
  8. Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam [Thailand]
Untuk undian grup akan digelar besok siang, jadi terus pantengin @bulutangkisRI untuk update terbaru, jadwal dan siaran TV cek MNC Sports info pasti menyusul.

Semoga tim Indonesia baik yang di Sea Games maupun yang akan berlaga di Super Series Finals bisa memberikan yang terbaik bagi Nusa dan Bangsa, INDONESIA #GOFORGOLD!!

Draw Cabang Bulutangkis Sea Games 2013

bulutangkisRI MEDIA - Besok kontingen Bulutangkis akan memulai aksi perdananya di Sea Games ke-27 Myanmar, membawa skuad kuat diharapkan akan menghasilkan medali emas untuk Indonesia dari cabang bulutangkis walau kali ini tak memainkan nomor beregu.

Seperti dikutip badmintonindonesia.org hasil undian atau draw cabang bulutangkis berlangsung tadi siang untuk nomor individual, 3 pebulutangkis Indonesia menjadi unggulan pertama di Sea Games mereka adalah Angga Pratama/Ryan Agung, Greysia Polii/Nitya Maheswari, serta ganda campuran, Muh. Rijal/Debby Susanto.

Berlangsung di Wunna Theikdi Indoor Stadium-C, Naypyitaw, cabang bulutangkis akan digelar mulai tanggal 10-14 Desember 2013 (tanggal 11 libur soalnya pembukaan) dan besok sudah bisa disaksikan LIVE di Indosiar mulai pukul 09.00WIB, berikut hasil undian untuk kontingen Indonesia untuk babak pertama (R1):

Tunggal Putra:
  • Dionysius Hayom Rumbaka [INA] vs [LAO] Seng Chaleun Phaxay
  • Wisnu Yuli Prasetyo [INA] vs [CAM] Phorrom Cheng
Tunggal Putri:
  • Aprilia Yuswandari [INA] vs [MYR] Thu Zar Thet Htar
  • Bellaetrix Manuputty [INA] vs [SIN] Gu Juan
Ganda Putra:
  • Angga Pratama/Rian Agung S [1][INA] bye langsung ke QF
  • Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan [INA] vs [CAM] Chantong Sok/Chanmara Tep
Ganda Putri
  • Nitya K Maheswari/Greysia Polii [1][INA] bye langsung ke QF
  • Gebby R Imawan/Tiara Rosalia N [INA] vs [VIE] Nguyen Thi S/Vu Thi Trang
Ganda Campuran:
  • Muhammad Rijal/Debby Susanto [1/INA] bye langsung ke QF
  • Riky Widianto/Richi Puspita Dili [2/INA] bye langsung ke QF
GOODLUCK TEAM!!! #GOFORGOLD

sumber: PBSI

Kesalahan Pada Lagu Indonesia Raya Di SEA Games


bulutangkisRI MEDIA - Setiap negara pemenang dalam event olahraga pasti diiringi proses penaikan bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan dalam pengalungan medali. Sayangnya kemarin (8/12) di Indoor Stadium lagu kebangsaan Indonesia Raya salah.

Dalam dua kali pemberian medali emas kepada atlet wushu Indonesia, Achamd Hulaefi dan Lindswell Kwok bagian refrain Indonesia Raya salah. Potongan syair yang seharusnya dinyanyikan dua kali hanya dinyanyikan sekali.

Kontan kejadian itu memicu emosi ofisial wushu Indonesia Cairul Azmi Masdi. Cairul bahkan mengajak kepada suluruh atlet dan ofisial Indonesia, menolak proses pengalungan medali jika lagu Indonesia Raya salah.

"Ini satu sisi histori bangsa yang tak bisa disepelekan. Mengganti lagu seenaknya. Ini harus diprotes. Jangan mau negara kita dilecehkan," kata Cairul.

Cairul sendiri melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan mengajukan keberatan mengenai lagu kebangsaan yang salah ini. Kalau tak ada niat baik mengganti lagu Indonesia Raya dengan benar, maka kontingen Indonesia tak akan hadir dalam pengalungan medali.

Chef de mission Indonesia Aslizar Tanjung sedang mengusahakan penggantian lagu Indonesia Raya dengan yang versi benar. Pihaknya sendiri akan berkordinasi dengan NOC Myanmar soal lagu kebangsaan Indonesia itu.

"Kita akan urus semuanya. Ini masalah martabat bangsa yang harus dibereskan. Saya akan usahakan dalam prosesi pengalungan medali selanjutnya sudah beres," tegas purnawirawan angkatan darat itu.

sumber: MSN.com

Hasil Final, Indonesia Duduki Posisi Ke-Tiga Level Grand Prix (Gold) 2013

bulutangkisRI MEDIA - Vietnam Open Grand Prix menjadi turnamen terakhir level Grand Prix (Gold) di tahun 2013. Ganda putra Fran Kurniawan/Bona Septano pun menjadi penutup gelar terakhir level ini untuk Indonesia.

Dari jumlah total juara sepanjang 2013, Indonesia menempati posisi tiga dengan 15 gelar di bawah China dan Korea yang masing-masing meraih 18 gelar. Memang dilihat dari peringkat Indonesia mengalami penurunan dari tahun lalu (posisi kedua di bawah Cina), namun dilihat dari gelar Indonesia mengalami peningkatan dari tahun lalu (13,5 gelar). Peningkatan jumlah gelar ini juga cukup baik, mengingat Indonesia lebih mengutamakan pemain pelapis untuk level turnamn Grand Prix dan Grand Prix Gold tahun ini.

Klasemen per negara atas gelar juara:

(klik untuk memperbesar gambar)
Berikut daftar pemain Indonesia yang meraih juara dan runner up di turnamen level Grand Prix (GP) dan Grand Prix Gold (GPG) sepanjang 2013:

- German Open GPG:
Runner up: Tommy Sugiarto | kalah dari Chen Long (Cina)

- Australia Open GPG:
Juara: Angga Pratama/Rian Agung Saputra, Vita Marissa/Variella Aprilsasi, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini
Runner up: Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (kalah dari Angga/Rian)

- Malaysia Open GPG:
Juara: Alamsyah Yunus, Pia Zebadiah/Rizki Amelia, Praveen Jordan/Vita Marissa
Runner up: Vita Marissa/Variella Aprilsasi (kalah dari Pia/Rizki)

- Thailand Open GPG:
Juara: Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Markis Kido/Pia Zebadiah
Runner up: Riky Widianto/Puspita Richi (kalah dari Kido/Pia)

- Indonesia Open GPG:
Juara: Simon Santoso, Angga Pratama/Rian Agung Saputra, Praveen Jordan/Vita Marissa
Runner up: Dionysius Hayom Rumbaka (kalah dari Simon), Ronald Alexander/Selvanus Geh (kalah dari Angga/Rian), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Kalah dari Praveen/Vita)

- London Open GPG:
Runner up: Berry Angriawan/Ricky Karanda | kalah dari Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark)

- New Zealand Open GP:
Juara: Angga Pratama/Rian Agung Saputra, Praveen Jordan/Vita Marissa
Runner up: Riky Widianto/Puspita Richi Dili (kalah dari Praveen/Vita)

- Dutch Open GP:
Juara: Wahyu Nayaka/Ade Yusuf
Runner up: Berry Angriawan/Ricky Karanda (kalah dari Wahyu/Ade), Anggia Shitta/Della Destiara (kalah dari Bao Yixin/Tang Jinhua), Muh Rijal/Debby Susanto (kalah dari Danny/Vanessa)

- Vietnam Open GP:
Juara: Fran Kurniawan/Bona Septano
Runner up: Hera Desi | kalah dari He Bing Jiao (Cina)
 
Copyright © 2013. bulutangkis RI Media - All Rights Reserved
Tim @bulutangkisRI
Proudly powered by Blogger