E d i t o r i a l - B u l u t a n g k i s - I n d o n e s i a

Home » » 7 Wanita Berpengaruh di Dunia Olahraga Indonesia

7 Wanita Berpengaruh di Dunia Olahraga Indonesia

Written By bulutangkis RI on Minggu, 21 April 2013 | 12:03 AM

Dalam memperingati Hari Kartini 21 April, Tim Bulutangkis RI Media mengadakan survey dan inilah dia 7 Wanita Berpengaruh di Dunia Olahraga Indonesia:

1. Susi Susanti (Bulutangkis)
2. Liliyana Natsir (Bulutangkis)
3. Rita Subowo (Ketua Komite Olimpiade Indonesia)
4. Raema Lisa Rumbewas (Angkat Besi)
5. Maria Kristin Yulianti (Bulutangkis)
6. Yayuk Basuki (Tenis)
7. Lilies Handayani (Panahan)

Mari kita bahas satu-satu siapakah 7 Wanita Berpengaruh bagi Dunia Bulutangkis Indonesia, semoga menginpirasi kita semua, contohlah mereka yang berprestasi bagi Bangsanya!

1. Susi Susanti (Bulutangkis)
Susi Susanti saat masih aksi dilapangan
Siapa yang tak mengenal satu wanita ini, se-antero Indonesia 99% kalau ditanya nama Susi Susanti pasti bakalan jawab BULUTANGKIS, yup inilah Susi Susanti, wanita peraih Medali Emas Olimpiade pertama bagi negara Indonesia, lahir di Tasikmalaya, 11 Febuari 1971 memualai karir nya di bulutangkis sangat muda, bahkan belum ada yang bisa mengalahkannya sebagai wanita termuda yang meraih gelar All England pada usianya yang ke-19.

2. Liliyana Natsir (Bulutangkis)
Liliyana Natsir
Seseorang yang diberi pilihan antara sekolah dan karirnya, kemudian namanya menjadi begitu hebat di Indonesia berkat kerja kerasnya mempersembahkan banyak gelar juara bagi Negara. Inilah Liliyana Natsir menempati urutan ke-2 Wanita Berpengaruh versi pemirsa. Lahir di Manado, 9 September 1985 sudah lantongi gelar dari mulai junior hingga 2x gelar All Engand (bersama Tontowi Ahmad). Walau tidak lahir dari keluarga atlet. Akan tetapi, sejak kecil dia punya bakat di bidang olahraga. Di sekolahnya, dahulu dia juga dikenal jago bermain basket. Kini Liliyana Natsir masih aktif membela tim bulutangkis Indonesia.

3. Rita Subowo (Ketua Komite Olimpiade Indonesia)
Rita Subowo
 Rita Sri Wahyusih Subowo menorehkan sejarah di bidang organisasi olahraga Indonesia. Perempuan kelahiran Jogjakarta 27 Juli 1948, itu terpilih sebagai Ketua Umum KONI 2007-2011 dan saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia, menempati urutan ke-3 pilihan pemirsa sebagai wanita berpengaruh bagi olahraga Indonesia. Sepak terjangnya selalu eksis menemani atlet Indonesia yang bertanding secara tim di event beregu international.

4. Raema Lisa Rumbewas (Angkat Besi)
Raema Lisa Rumbewas
Raema Lisa Rumbewas (lahir di Jayapura, 10 September 1980; umur 32 tahun) adalah seorang atlet putri angkat besi asal Indonesia. Ia berasal dari keluarga atlet. Ayahnya, Levi Rumbewas pernah menjadi binaragawan terbaik Indonesia. Sementara ibunya, Ida Korwa juga seorang lifter. Keluarga ini boleh disebut perintis angkat besi di Papua.
Lisa menempati urutan ke-4 sebagai wanita berpengaruh di olahraga RI versi permirsa pernah berlaga di Olimpiade Athena 2004 mendapat medali perak untuk kategori angkat besi putri, kelas 53 kg Grup A. Sebelumnya ia pernah meraih medali perak di Olimpiade Sydney 2000. Selain itu ia juga mendapat medali serupa pada SEA Games XXI. Lisa memiliki permintaan yang sangat sederhana, ia hanya minta ditemani ibunya saat tanding di Olimpiade Beijing 2008.

5.Maria Kristin Yulianti (Bulutangkis)
Maria Krsitin
Prestasi terakhir yang dicapai pemain kelahiran Tuban, Jatim, 25 Juni 1985 tersebut adalah menjadi runner-up pada Russian White Nights Challenge 2011 sebelum menyatakan gantung raket akibat cidera berkepanjangan ): ): ): daaaan permisa @bulutangkisRI memilih Maria Kristin sebagai wanita berpengaruh bagi olahraga RI diurutan ke-5. Prestasi Terbaik yang pernah ia raih adalah membawa pulang medali Perunggul Olimpiade Beijing 2008 ditengah orang menganggap sebelah mata prestasi tunggal putri pada saat itu, dan Maria Kristin membuktikannya.


6. Yayuk Basuki (Tenis)
Yayuk Basuki kelahiran Yogyakarta 30 November 1970, prestasinya di Tenis tak boleh dianggap sebelah mata, wanita yang pernah menepati peringkat 19 Dunia versi WTA ini masuk sebagai wanita berpengaruh bagi olahraga Indonesia pilihan pemirsa urutan 6. Yayuk juga meraih empat kali medali emas SEA Games (1986, 1990, 1994, dan 1998). Yayuk Basuki tercatat sebagai anggota komisi pelatih pada badan tenis dunia (ITF) 2011-2013 dan sekarang juga mengelola petenis muda dalam wadah "Yayuk Basuki Tennis Academy". Nama Yayuk Basuki pernah masuk delapan besar Olimpiade Barcelona 1992.


7. Lilies Handayani (Panahan)
Trio Panahan RI di Olimpiade Seoul 1988

Lilies Handayani lahir  di Surabaya, 15 April 1969. Setelah tak lagi aktif menjadi atlet, Lilies dan suaminya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan mendirikan Surabaya Archery School (SAS), sekolah memanah untuk menjaring bibit-bibit atlet panahan muda sejak usia anak. SAS tidak menarik iuran dari para siswanya alias gratis! Meskipun fasilitasnyapun seadanya, berlatih menumpang di Lapangan KONI di  Kertajaya Indah, Surabaya. Bersama Nurfitriyana S. Lantang dan Kusuma Wardhani, Lilies Handayani mencetak sejarah besar bagi olahraga Indonesia, dimana tahun 1988 adalah medali pertama banget bagi kontingen Indonesia sejak 1952 Indonesia ikut Olimpiade, medali yang diraih adalah Perak.

I'M OLYMPIAN BECAUSE OF MY MOM
Selamat Hari Kartini, Wanita Indonesia adalah Inspirasi Kemajuan Bangsa Indonesia
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. bulutangkis RI Media - All Rights Reserved
Tim @bulutangkisRI
Proudly powered by Blogger