E d i t o r i a l - B u l u t a n g k i s - I n d o n e s i a

Latest Post

Dubai Menjadi Tuan Rumah BWF World Superseries Finals

Written By bulutangkis RI on Rabu, 02 April 2014 | 10:02 PM



bulutangkisRI - Hamdan Sports Complex akan menjadi saksi event bergengsi pada bulan Desember mendatang, para pemain badminton terbaik akan bertemu di event "BWF Destination Dubai World Superseries Finals".

BWF World Superseries Finals merupakan event tahunan yang menjadi penutup dari serangkaian turnamen Superseries dan Superseries Premier terhitung dari bulan Januari. Untuk tahun 2014, turnamen tersebut tersebar di wilayah Australia, Asia, dan Eropa. Delapan pemain dengan jumlah point Superseries terbanyak di setiap sektornya lah yang akan terpilih menjadi peserta di turnamen bergengsi ini. Dubai sendiri akan menjadi tuan rumah untuk tahun 2014 hingga 2017.

Dengan adanya kerjasama pemerintah Dubai dan BWF, diharapkan badminton dapat lebih berkembang tidak hanya di Asia dan Eropa, tapi juga di Timur Tengah dan kawasan lainnya.

sumber: BWF

Tontowi Ahmad Belum Teruji di Ganda Putra

Written By bulutangkis RI on Senin, 31 Maret 2014 | 12:02 PM

Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad (ilustrasi)
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Manajer tim Thomas Cup 2014 Indonesia, Christian Hadinata, mengungkapkan alasan PBSI tidak menyertakan pebulutangkis ganda campuran, Tontowi Ahmad. Menurut Christian, kemampuan Tontowi belum teruji di sektor ganda putra.

Thomas dan Uber Cup merupakan turnamen bulutangkis beregu putra dan putri. Di turnamen ini nomor ganda campuran tidak dipertandingkan.

Media sempat menanyakan kemungkinan pasangan Juara Dunia 2013, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, untuk disertakan di turnamen ini demi memperbesar peluang Indonesia membawa pulang trofi. Namun PBSI tetap tidak menyertakan keduanya di tim Thomas Cup maupun Uber Cup.

"Tentunya berbeda seorang Owi atau Butet. Mereka juga harus mempersiapkan diri untuk pertandingan-pertandingan yang akan mereka ikuti seperti India dan Singapore Open, termasuk Asian Games," tutur Christian ditemui Tribunnews.com saat pengumuman tim, Jumat (28/3/2014).

"Secara materi pemain di Piala Thomas saya rasa sudah sangat mumpuni. Owi agak jarang main di ganda putra. Memang ada pemain-pemain tertentu yang bisa bagus di ganda putra dan campuran, tapi Owi belum tentu karena belum teruji. Itu pertimbangan kita," imbuh Christian.

sumber: Tribunnews

Pemain Non-Pelatnas Berkomitmen Antar Indonesia Juara di Thomas dan Uber Cup 2014

Rizki Amelia/Pia Zebadiah Bernadet terpilih untuk masuk nominasi Tim Uber Cup Indonesia 2014
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Manajer tim Uber Cup 2014 Indonesia, Imelda Wigoena, menjamin para pemain non-Pelatnas berkomitmen mengantarkan Indonesia memetik prestasi di India.

"Saya sudah tanya dan diskusi dengan para atlet. Mereka punya komitmen untuk membela bangsa dan negara, termasuk kedisiplinan. Mereka sudah siap," tutur Imelda ditemui Tribunnews.com, Jumat (28/3/2014).

Dari tim Thomas dan Uber Cup yang akan dikirim ke India pada Mei mendatang terdapat sejumlah pebulutangkis yang tidak tergabung di Pelatnas. Mereka adalah Markis Kido, Marcus Fernaldi Gideon, Simon Santoso, Pia Zebadiah Bernadet, dan Rizki Amelia Pradipta. Imelda Wigoena sendiri tidak tergabung dengan Pelatnas. Mantan pebulutangkis ganda putri dan campuran itu tergabung di klub Jaya Raya.

sumber: Tribunnews

'Jangan Olok-Olok Tim Bulutangkis Putri Kita'

Lindaweni Fanetri (ilustrasi)
INILAHCOM, Jakarta - Penampilan atlet bulutangkis putri Indonesia memang menurun sejak era Susi Susanti. Namun, masyarakat Indonesia diminta untuk terus memberikan dukungan, bukan mengolok-olok.

Dibandingkan atlet putra, atlet putri memang kering prestasi. Indonesia belum bisa lagi menemukan atlet seperti Susi Susanti yang berjara di era 90-an.

Kini, tim putri akan berlaga di ajang Piala Uber di India, 18-25 Mei mendatang. Menurut manajer tim Uber, Imelda Wiguna, dukungan penuh sangat dibutuhkan Bellaetrix Manuputty dan kawan-kawan agar bisa meraih hasil maksimal.

"Saya minta masyarakat terus memberikan dukungan kepada tim putri. Memang prestasi putri masih belum bagus, tapi dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia sangat mereka perlukan. Jangan karena kering prestasi justru menjadi bahan olok-olok," ujar Imelda, Sabtu (28/3/2014).

Beragam persiapan akan dilakukan tim Uber jelang keberangkatan ke India termasuk pemusatan latihan di Kudus dan simulasi di Solo. Imelda menegaskan, semua atlet memiliki komitmen tinggi menjalani program latihan yang sudah dipersiapkan.

"PBSI sudah berdiskusi dengan para atlet. Mereka siap menjalankan program yang dipersiapkan. Meski sulit, saya pikir semifinal target yang realistis. Namanya target kan harus tinggi," ia menutup.

sumber: inilah.com

Hasil Undian Grup Piala Thomas dan Piala Uber 2014

Written By bulutangkis RI on Minggu, 30 Maret 2014 | 10:21 PM

Piala Uber dan Thomas (Photo: Badmintonphoto)
bulutangkisRI MEDIA - Undian grup kejuaraan bulutangkis paling bergensi level dunia beregu putra dan putri, Thomas-Uber Cup yang berlangsung di Le Meridien Hotel, New Delhi pukul 16.00 waktu setempat telah selesai digelar. Tim Thomas Merah-Putih yang menyandang unggulan pertama langsung ditempatkan di grup A dan grup D untuk sang juara bertahan, China. Sementara unggulan 3 dan 4 Thomas Cup, Malaysia dan Jepang mendapat tempat masing-masing di grup C dan B.

Thailand yang pada tahun 2012 lalu hanya mampu finish di urutan 7 babak kualifikasi Zona Asia (tahun 2014 dihapuskan) beserta 2 negara pendatang baru, Nigeria dan Singapura akan berebut tempat teratas di Grup A Thomas Cup. Peluang Indonesia cukup besar untuk menjadi juara grup A Thomas Cup, tetapi harus tetap waspada pada semua tim yang berada di grup A, terutama Thailand yang memiliki tunggal putra yang cukup baik.

Sementara sang juara bertahan, China akan beradu kekuatan dengan Taipei, Rusia dan Perancis di grup D. Malaysia, Korea, Jerman dan tuan rumah, India berada di grup C yang disebut-sebut sebagai grup neraka. Kemudia Jepang berserta Denmark, Hongkong dan England akan menghuni grup B Thomas Cup.

Hasil undian pembagian grup Thomas Cup 2014, Indonesia menyandang unggulan pertama berada di Grup A
Dari tim putri, Uber Cup Indonesia mendaoat undian yang cukup agak berat, selain Korea, tim srikandi Indonesia harus mampu menghadang laju Singapura maupun Australia di grup B Uber Cup. Juara bertahan Uber Cup sekaligus unggulan 1, China menempati grup A Uber Cup berasama Taipei, Rusia dan Inggris.

Semifinalis Uber Cup 2012, Thailand akan berjibaku dengan tuan rumah India, Kanada dan Hongkong di grup C Uber Cup, sementara semifinalis lainnya, Jepang berada di grup D yang dibilang grup neraka bersama Denmark, Malaysia dan Jerman.

Indonesia, unggulan 5 berada di Grup B bersama Korea (Finalis), Australia dan Singapura di Uber Cup
Terus pantau perkembangan mengenai Thomas Uber Cup hanya di Twitter @bulutangkisRI

Tips Mudah untuk Download/Menonton Video Yang Diblokir (Bagian 2)

Written By bulutangkis RI on Sabtu, 22 Maret 2014 | 12:02 PM

bulutangkisRI MEDIA - Gambar diatas muncul saat kita akan memulai streaming apapun via youtube artinya, semua IP Address yang berasal dari Indonesia kena blokir pasalnya ada stasiun TV yang memiliki hak siar di Indonesia sehingga semua penonton yang mengakses via youtube tidak dapat menonton streaming, nah berikut ini tips ketiga setelah sebelumnya tips pertama dan kedua sudah kita share

Gunakan Fasilitas Add-ons pada Firefox (versi 27.0.1):
1. Masuk ke Add-ons Firefox seperti gambar dibawah ini:


2. Pilih "Get Add-ons" lalu search "YouTube Unblocker 0.5.4" lalu install, tunggu hingga proses download dan install selesai, biasanya minta restart Firefox (hanya firefox yaaa yang minta install gak perlu restart komputer)

3. Setelah itu munculah gambar seperti dibawah ini:


4. Kemudian pastikan Icon "YouTube Unblocker" muncul dan status "ON" di Firefox kamu sebelah pojok kanan atas yaa seperti gambar dibawah:


5. Selesai dan kamu bisa nonton Video All England yang kemaren sempat di blokir oleh YouTube:


Nah jika sudah muncul video yang diblokir seperti gambar diatas (Semifinal All England 2014 tayangan ulang) di YouTube berarti sudah berhasil di unblock sama yang namanya "YouTube Unblocker 0.5.4" tinggal klik tanda "x" aja yang dibagian pojok kanan bawah supaya gak ganggu warna hijaunya.

Mudah bukan? Selamat mencoba, silakan berkomentar...

Draw All England Superseries Premier 2014

Written By bulutangkis RI on Minggu, 02 Maret 2014 | 9:48 AM


Jadwal: 4 Mar s/d 9 Mar 2014
Level: Superseries Premier
Kota: Birmingham
Negara: England (ENG)
Hadiah: USD 400,000

---------------------------------------------------------

Kualifikasi MS

[DRAW] ‪#‎AllEnglandSSP‬ 1st Qual-MS: Andre Kurniawan Tedjono [INA] vs [1][IND] Anand Pawar | Rank: 58 vs 34 | H2H: 2-0.

Round 1 MS

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-MS: Dionysius Hayom Rumbaka [INA] vs [NED] Eric Pang | Rank: 19 vs 31 | H2H: 1-0.

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-MS: Sony Dwi Kuncoro [INA] vs [CHN] Wang Zhengming | Rank: 14 vs 9 | H2H: 0-2.

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-MS: Tommy Sugiarto [INA][3] vs Q3 (Kemungkinan Huan Gao)

---------------------------------------------------------

Round 1 WS

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-WS: Lindaweni Fanetri [INA] vs Q4 (Kemungkinan Akane Yamaguchi)

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-WS: Bellaetrix Manuputty [INA] vs [BUL] Petya Nedelcheva | Rank: 25 vs 40 | H2H: 1-0.

---------------------------------------------------------

Kualifikasi MD

[DRAW] #AllEnglandSSP 1st Qual-MD: Wahyu Nayaka A.P/Ade Yusuf [INA][1] vs [ENG] Christopher Coles/Matthew Nottingham | Rank: 32 vs 42 | H2H: 0-0.

Round 1 MD

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-MD: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [INA][1] vs [RUS] Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov | Rank: 1 vs 18 | H2H: 2-0.

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-MD: Gideon Markus F/Markis Kido [INA] vs [MAS] Mohd Zakry A.L/Mohd Fairuzizuan M.T | Rank: 19 vs 20 | H2H: 0-0.

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-MD: Angga Pratama/Ryan Agung Saputra [INA][6] vs Q1 (Kemungkinan Wahyu/Ade)

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-MD: Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwardi [INA] vs [GER] Michael Fuchs/Johannes Schoettler | Rank: 41 vs 38 | H2H: 0-0.

---------------------------------------------------------

Kualifikasi WD

[DRAW] #AllEnglandSSP 1st Qual-WD: Suci Rizky Andini/Tiara Rosalia Nuraidah [INA] vs [MAC] Rong Wang/Zhibo Zhang | Rank: 128 vs 47 | H2H: 0-0.

Round 1 WD

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-WD: Anggia Shitta A/Della Destiara Haris [INA] vs [JPN] Misato Aratama/Megumi Taruno | Rank: 49 vs 36 | H2H: 0-0.

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-WD: Pia Zebadiah B/Rizki Amelia Pradipta [INA][7] vs [THA] Savitree Amitrapai/Narissapat Lam | Rank: 7 vs 30 | H2H: 0-0.

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-WD: Nitya Krishinda M/Greysia Polii [INA] vs Q4 (Kemungkinan Ma Jin/Tang Yuanting).

---------------------------------------------------------

Kualifikasi XD

[DRAW] #AllEnglandSSP 1st Qual-XD: Gideon Markus F/Rizki Amelia Pradipta [INA] vs [IND] Abhishek Ahlawat/Kristi Das | Rank: 54 vs - | H2H: 0-0.

Round 1 XD

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-XD: Irfan Fadhilah/Weni Anggraini [INA] vs [5][ENG] Chris Adcock/Gabrielle Adcock | Rank: 24 vs 5 | H2H: 0-0.

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-XD: Riky Widianto/Puspita Richi Dili [INA] vs Q3 (Kemungkinan Nipitphon/Puttita)

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-XD: Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth [INA][6] vs [NED] Jacco Arends/Selena Piek | Rank: 7 vs 28 | H2H: 0-0.

[DRAW] #AllEnglandSSP R1-XD: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [INA][2] vs [MAS] Peng Soon Chan/Pei Jing Lai | Rank: 2 vs 310 | H2H: 0-0.

---------------------------------------------------------

*Perbedaan Waktu Indonesia Barat (WIB) Lebih cepat 6 Jam dari England.

-LIVE Tv (YES) Babak QF (Delay), SF dan Final Live di Net TV. Sedangkan untuk Live Round 2 s/d Final juga tayang di Star Sports
-LIVE Streaming (YES)
-LIVE Score (YES)

*Link Streaming cek hahasport(dot)com atau stopstream(dot)com

All England 2014 Bakal Tayang di TV dengan Julukan Home of Badminton

Written By bulutangkis RI on Kamis, 20 Februari 2014 | 8:14 PM

Suporter loyal bulutangkis Indonesia yang sudah diakui oleh dunia #Badminton | Photo by PBSI
bulutangkisRI MEDIA - Seperti yang kita ketahui, PBSI berjanji akan kembali memasyarakatkan bulutangkis Indonesia salah satunya dengan menyiarkan pertandingan elit dunia dan itu sudah ditepati pada gelaran Malaysia Superseries Premier 2014 yang bulan lalu sudah disiarkan secara live walau hanya mulai babak semifinal hingga final yang tetap harus kita dukung dan patut disyukuri.

Pasalnya, pada tahun 2013 lalu, jarang kita lihat pertandingan elit dunia disiarkan secara live di TV non berlangganan dimana tv konvensional ini masih menguasai pasar Indonesia. Bahkan pada saat bulutangkis Indonesia meraih dua gelar bergengsi di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 lalu tidak ada satu televisi tanah air manapun yang menyiarkannya, sampai-sampai Menpora Roy Suryo menyampaikan keluhan pecinta bulutangkis dengan mengkritisi tv-tv nasional agar dapat memenuhi keinginan pecinta bulutangkis Indonesia agar semakin peka terhadap bulutangkis yang cukup mengharumkan nama bangsa di dunia.

Akhirnya, semua keinginan itu terwujud setelah PBSI memenuhi  janjinya dengan membeli hak siar turnamen level Superseries (Premier) selama 2014 ini, walau belum tahu bagaimana praktek kedepannya tetapi hal ini merupakan angin segar bagi semua. Adalah NET TV, tv non berbayar yang cukup menjangkau hampir sebagian wilayah Indonesia, walau tv baru, semoga NET TV konsisten dengan slogannya "HOME OF BADMINTON".

Setelah Malaysia Open tayang live di NET TV, kini pecinta bulutangkis bersiap menghadapi turnamen paling bergengsi di bulutangkis, All England 2014, dan bakal ditayangkan secara live di NET TV dengan kemungkinan besar hanya mulai dari babak semifinal.

Jadwal All England 2014 secara umum:
Selasa, 4 Maret: Babak Kualifikasi
Rabu, 5 Maret: Babak Pertama
Kamis, 6 Maret: Babak Kedua
Jumat, 7 Maret: Perempatfinal
Sabtu, 8 Maret: Semifinal
Minggu, 9 Maret: FINAL

Perbedaan Waktu antara Waktu Indonesia Barat dengan Waktu Birmingham (tempat penyelenggaraan All England) adalah 7 jam.

Indonesia Sisakan 7 Wakilnya di Perempatfinal Kejuaraan Junior Asia

Rafiddias Akhdan Nugroho dan Nisak Puji Lestari #AJC2014 #Badminton | Photo by PBSI
bulutangkisRI MEDIA - Pertandingan yang berlangsung dua babak di satu hari ini mempertemukan beberapa pemain junior U19 Indonesia dengan lawan-lawan tangguh pada Kejuaraan Junior Asia 2014 yang berlangsung di Taipei Gymnasium, Taipei.

Indonesia sendiri turun dengan kekuatan terbaiknya pada nomor perorangan setelah di babak pertama yang berlangsung kemarin (19/2) menyisakan 14 pemain tunggal dan ganda yang masih bertahan untuk berlaga di babak kedua yang dibuka tadi pagi pada sesi pertama. Pentolan tim, Jonathan Christie yang sejatinya mendapatkan bye dibabak pertama dan bersama 10 pemain lainnya berhasil melanjutkan perjuangan di Kejuaraan Junior Asia ini ke babak ketiga yang dibuka pada sore hari di sesi kedua.

Sesi kedua babak tiga

Adapun di nomor tunggal putra, Jonathan Christie yang menyandang unggulan ke-2 berhasil memantapkan kebabak ketiga setelah mengalahkan rekan senegaranya, Muhammad Bayu Pangisthu dengan skor 21-14 22-20. Dari 4 tunggal putra yang bertahan hingga R3, hanya Jonathan dan Ginting Anthony Sinisuka yang berhasil meloloskan diri, sementara Bayu yang harus hadapi Jo serta Jaya Eska Riffan harus terhenti dibabak ketiga.

Sementara di tunggal putri, hanya Gregoria Mariska yang masih bertahan hingga babak ketiga sebelum dikalahkan dengan terhormat oleh unggulan 2, pemain yang cukup pengalaman asal Thailan, Busanan Ongbumrungphan dengan skor 21-19 17-21 20-22. Di ganda putri, 2 wakil RI yang tersisa dibabak ini juga berhasil mulus melangkah ke perempatfinal Kejuaraan Junior Asia 2014 atas nama Apriyani Rahayu/Jauza Fadhila dan Nisak Puji Lestari/Rika Rositawati.

Di ganda putra juga meloloskan 2 wakil ke perempatfinal atas nama Clinton Hendrik/M. Rian Ardianto dan Baariq Althof/Dhanriano Reinard, namun sayangnya pada nomor ganda campuran yang baru saja berakhir, 2 pemain Indonesia harus saling bertemu dibabak ketiga ini, pasangan Tedi Supriadi/Apriyani Rahayuharus jumpa M. Rian Ardianto/Zakia Ulfa dengan kemenangan Rian/Zakia.

Berikut hasil babak ketiga (R3) Kejuaraan Junior Asia 2014:
Tunggal Putra:
1. Christie Jonatan [INA][2] vs [INA] Muhammad Bayu Pangisthu 21-14 22-20
2. Anthony Sinisuka Ginting [INA][8] vs [KOR] Kim Hui Tae 21-14 21-19
3. Eska Riffan Jaya [INA] vs [HKG] Cheuk Yiu Lee 21-17 17-21 16-21

Tunggal Putri:
1. Gregoria Mariska [INA] vs [2][THA] Busanan Ongbumrungphan 21-19 17-21 20-22

Ganda Putra:
1. Clinton Hendrik/M. Rian Ardianto [INA] vs [4][THA] Dechapol P/Kittinupong Ketlen 21-17 21-16
2. Reinard Dhanriano/Althof Baariq [INA] vs [IND] M R Arjun/Chirag Shetty 12-21 21-18 21-15

Ganda Putri:
1. Apriyani Rahayu/Jauza Fadhila [INA] vs [7][SIN] Jiamin Yeo/Ling Elaine 21-16 21-23 21-18
2. Nisak Puji Lestari/Rika Rositawati [INA] vs [8][MAS] Raja Nurnina/Zhen Yan 21-19 21-18

Ganda Campuran:
1. Tedi Supriadi/Apriyani Rahayu [INA] vs [INA] M. Rian Ardianto/Zakia Ulfa 13-21 21-11 17-21

Perbaharui terus informasi bulutangkis tanah air di twitter @bulutangkisRI dan like fanspage di facebook.com/bulutangkisRI.

Indonesia Hadapi Korea di Perempatfinal AJC 2014

Written By bulutangkis RI on Senin, 17 Februari 2014 | 5:23 PM

bulutangkisRI MEDIA - Indonesia akan hadapi Korea di perempatfinal Kejuaraan Asia Junior 2014 dimana Korea adalah runner Grup C yang berhasil menang 1x atas Filipina dan kalah 1x atas Jepang pada fase grup C.

Berikut adalah klasemen akhir Kejuaraan Junior Asia Championship 2014:

RANK - GRUP A:
1. INDONESIA*
2. HONGKONG*
3. INDIA
4. UZBEKISTAN

RANK - GRUP B:
1. TAIPEI*
2. THAILAND*
3. SINGAPORE
4. MACAU

RANK - GRUP C:
1. JAPAN*
2. KOREA*
3. PHILIPPINES

RANK - GRUP D:
1. CHINA*
2. MALAYSIA*
3. SRILANKA

*) Juara Grup dan RunnerUp grup berhak kebabak perempatfinal besok (18/2).

Berikut Jadwal Perempatfinal Kejuaraan Asia Junior 2014 mulai pukul 8.30WIB:
LAPANGAN 1: INDONESIA vs KOREA
LAPANGAN 2: TAIPEI vs MALAYSIA
LAPANGAN 3: HONGKONG vs JAPAN
LAPANGAN 4: THAILAND vs CHINA

Untuk babak SEMIFINAL juga akan dilaksanakan berbarengan dengan perempatfinal sore harinya mulai pukul 14.00WIB. Informasi STREAMING dan SIARAN LIVE TV ikutin terus twitter @bulutangkisRI.

Kalah dari India, Indonesia Tetap Melangkah ke Perempatfinal

Jonathan Christie
bulutangkisRI MEDIA - Di laga akhir fase grup A, Tim Asia Junior Championship RI harus hadapi India dengan kekalahan skor 2-3. Tim RI mengawali kemenangan perdana dari nomor Ganda Putra, Clinton Hendrik/Muhammad Rian berhasil kalahkan R Arjun/Shetty Chirag, 21-10 15-21 24-22 kedudukan 1-0.

Selanjutnya 3 nomor beruntun alami kekalahan, di WS, Ruselli Hartawan harus kalah dari Gadde Ruthvika Shivani 16-21 25-23 18-21, padahal Ruselli sumbang poin saat hadapi Hongkong di hari sebelumnya. Kekalahan WS berlanjut pada nomor Tunggal Putra, Ginting Anthony Sinisuka dikalahkan Joshi Aditya, 21-14 19-21 14-21 kedudukan 1-2, Indonesia kontra India.

Dipartai penentu, ganda putri, Rahayu Apriani/Rositawati Rika bungkam atas Das Rituparna/Gadde Ruthvika Shivani 17-21 21-16 21-23 dan kemenangan untuk India, 1-3. Karena ini masih fase group maka semua nomor harus dimainkan untuk tentukan poin tim, beruntung nomor ganda campuran selamatkan muka RI dengan sebuah kemenangan.  Dhanriano Reinard/Lestari Nisak Puji vs Sen Chirag/Garg Kuhoo, 21-19 21-15 skor akhir 2-3.

Dengan kekalahan ini tim AJC Indonesia tetap menjadi juara Grup A dan berhak melaju ke perempatfinal Asia Junior Championship bersama Hongkong, pasalnya seluruh Tim di Grup A sudah pernah 1x kalah kecuali Uzbekistan. Indonesia kenapa juara Grup karena jumlah kemenangan per-nomor RI (11 nomor raih kemenangan selama fase grup) lebih banyak dari Hongkong (10 nomor raih kemanangan selama fase grup) dan India (9 nomor raih kemanangan selama fase grup.

2 Trofi untuk TNI Indobatt, Hasil Gemilang di Lapangan Badminton

Written By bulutangkis RI on Minggu, 09 Februari 2014 | 9:04 PM

Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Battalion (Indobatt) berhasil raih prestasi dilapangan bulutangkis raih 2 trofi, 2 emas, 3 perak dan 2 perunggu di Lebanon
bulutangkisRI MEDIA – Tim Badminton Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL mengibarkan bendera Merah Putih di langit Naqoura-Lebanon Selatan setelah berhasil merebut 2 Trofi, 2 Medali Emas, 3 Medali Perak dan 2 Medali Perunggu pada kejuaraan UNIFIL Badminton Open Tournament 2014 yang digelar di Naqoura- Lebanon Selatan.

Medali Emas pertama Tim Badminton Indobatt berhasil diraih oleh pasangan ganda campuran Kapten Kal

Dedi Apriantoni dan Serda (Kowad) Lya Puspita yang mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia Batalyon Wan Rashidi  bin Wan Ibrahim dan Siti Nor Fazilah binti Kamarudin dengan skor 21-12 dan 21-16 di babak final yang diselenggarakan pada hari Sabtu (8/2/2014).

Medali Emas pertama ini diberikan langsung oleh Komandan FHQSU (Force Head Quarters Support Unit) Kolonel Inf Adipati Karnawijaya yang juga sebagai Komandan Kontingen Garuda 2013-2014.

Medali Emas kedua dipersembahkan oleh tunggal putri melalui Serma (Wara) Marlena yang mengalahkan Serda (Kowad) Lya Puspita dalam All Indobatt Final dengan straight set 21-17 dan 21-16. Dengan demikian, otomatis medali perak jatuh ke tangan Indobatt dan menambah perolehan medali.

Selain itu, Medali Perak juga dipersembahkan oleh tunggal putra Kapten Kal Dedi Apriantoni setelah melewati babak final yang sangat berat dan harus mengakui keunggulan Ahmad Nizam bin Zamri (Malaysia) serta melalui pasangan ganda putri Serma (Wara) Marlena dan Sertu (Kowad) Helni Muthia yang juga harus mengakui pasangan Hazizaton Naroslinda binti Nang dan Siti Norfazilah binti Kamarudin.Pasangan ganda campuran Serma (Wara) Marlena dan Pratu Paskhas Nurrochim berhasil menambah perolehan medali Indobatt dengan mempersembahkan satu Medali Perunggu setelah berhasil mengandaskan pasangan ganda campuran Malaysia Sapatu Anak Entingik dan Hazizaton Naroslinda binti Nang dengan skor 21-10 dan 21-14.

Medali Perunggu terakhir dipersembahkan oleh Serda Paskhas Amin yang berhasil mengalahkan A.P. Singh dari India dengan rubber set 10-21, 21-12 dan 21-8.

Dua Trofi masing-masing diberikan kepada Serda (Kowad) Lya Puspita selaku best women player dan Kapten Kal Dedi Apriantoni runner up best man player.

Sumber: Pos Kota

PBSI Langsung Atur Taktik Hadapi Thomas-Uber Cup 2014

Piala All England dipajang, piala yang paling kecil untuk nomor Ganda Campuran
bulutangkisRI MEDIA – Meski baru akan digelar empat bulan lagi, PBSI sudah mulai mempersiapkan diri menghadapi Piala Thomas dan Piala Uber 2014 di New Delhi, India, 18 – 25 Mei. Hal itu dilakukan PBSI untuk mengatur titik performa atlet sebelum ajang perebutan supremasi beregu paling bergengsi dua tahunan tersebut digelar.

Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan mengatakan, “Setelah kembali dari Malaysia Open 2014, para pemain diukur kemampuannya untuk persiapan ke Piala Thomas dan Uber. Dalam dua minggu pertama di tahun ini sudah terlihat bagaimana kinerja pemain. Seperti diketahui, ajang ini adalah salah satu milestone PBSI di tahun 2014. Jadi kami akan mati-matian,” jelas Gita.

Menurut Gita, salah satu hal yang menjadi pekerjaan rumah PBSI adalah mengatur titik performa atlet. Bagaimana para atlet dapat mencapai puncak performa mereka tepat di saat ajang dua tahunan ini dihelat.

UKUR VO2 MAX

“Salah satu persiapan adalah mengukur kemampuan atlet seperti VO2 max. Dalam beberapa hari ke depan akan ada hasilnya. Kami harus atur supaya performa atlet memuncak di bulan Mei. Atlet tidak bisa berkinerja di puncak performa setiap minggu,” lanjutnya.

Gita juga mengatakan bahwa tim bayangan Piala Thomas dan Piala Uber juga telah ditentukan oleh PBSI. Akan tetapi saat ini PBSI ingin fokus mengokohkan pondasi tim bayangan tersebut. Dengan pondasi tim yang kuat serta pendataan kondisi atlet telah rampung, maka tim dinilai siap untuk diterjunkan di simulasi Piala Thomas dan Piala Uber.

Sumber: Pos Kota

Pasangan Baru PBSI Targetkan Semifinal All England 2014

Debby Susanto/Praveen Jordan (pic: PBSI)
bulutangkisRI MEDIA - Pebulutangkis muda Praveen Jordan belum genap sebulan berlatih di pelatnas Cipayung. Namun jangka waktu tersebut bukan halangan baginya untuk jadi ambisius.

Tampil apik di Malaysia Terbuka Super Series Primer 2014 pekan lalu, Praveen bersama Debby Susanto menembus babak perempat final. Padahal mereka berdua baru dipasangkan selama tiga pekan.

"Setelah ini berangkat ke All England bulan Maret. Dari PBSI tidak ada target, tapi saya sendiri ingin ke semifinal," ujar pemain yang biasa dipanggil Ucok di fX Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).

Latihan keras ditambah porsi tambahan di luar jadwal reguler menjadi dasar kepercayaan dirinya. Dalam seminggu Ucok dan Debby bisa menambah satu hingga dua jam latihan tambahan.
"Pede karena latihan dan kerja keras. Tambahan sendiri sejam dua jam, tapi nggak tiap hari. Seminggu bisa segitulah pokoknya," kata Ucok yang punya darah Medan dari ibunya.

Pemain kelahiran Bontang 20 tahun silam mengaku ia belum begitu padu dengan Debby. Ia merasa masih perlu menjalin komunikasi dan menyamakan pemikiran agar lebih matang.

Seperti pemain lain, ia juga merasa ada perbedaan antara latihan di pelatnas dengan di klub. Apalagi ia ada di bawah arahan Richard Mainaky. Nama terakhir adalah aktor di balik munculnya pasangan kuat Nova Widianto/Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

"Tentu beda. Di pelatnas lebih ketat. Tahu sendirilah pelatihnya Kak Richard," aku Ucok.
Oleh Richard, Ucok diminta untuk berlatih lebih pada pukulan-pukulan bola bawah.

Tahun ini Ucok menargetkan masuk jajaran 30 besar dunia. Ia dan Debby harus berjuang kerasa karena kini masih bercokol di peringkat 93 dunia.

Sumber: BeritaSatu

Korea Selatan Anggap Hukuman Lee Yong-dae Tidak Adil Dan Ekstrem

Written By bulutangkis RI on Rabu, 29 Januari 2014 | 6:55 PM

bulutangkis RI Media - Asosiasi Bulu Tangkis Korea Selatan (Korsel) menganggap skorsing yang menimpa Lee Yong-dae sebagai sesuatu yang ektrem dan tidak adil.

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Selasa (28/1), menyatakan skorsing setahun menimpa Lee Yong-dae juga pemain Korsel lain Kim Ki-Jung karena gagal lolos tes penggunaan doping.

Asosiasi Bulu Tangkis Korea (BFA) menanggapi hukuman itu sebagai ekstrem dan tidak adil. BKA menyatakan bahwa absennya kedua pemain mereka selama kunjungan petugas anti-doping karena alasan adanya kompetisi internasional.

"Lee dan Kim tidak menggunakan obat-obatan apa pun yang dilarang, menolak tes doping atau dengan sengaja menghindari mereka," demikian pernyataan BKA.

Lee, 25, menjadi peraih emas nomor ganda campuran dalam Olimpiade 2008 di Beijing serta meraih medali perunggu pada nomor ganda putra di Olimpiade London 2012. Lee juga diperkirakan akan berkompetisi dalam Asian Games di Incheon tahun ini.

"Masa hukuman mereka adalah sejak 23 Januari 2014 hingga 23 Januari 2015 tengah malam dan selama kurun waktu itu para pemain tersebut dilarang ikut serta dalam berbagai kompetisi," ujar Federasi dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut juga memberi kesempatan kepada dua pemain Korsel itu untuk mengajukan banding di pengadilan arbitrasi olahraga paling lambat 17 Februari.

Federasi yang berbasis di Kuala Lumpur itu juga menyatakan bahwa kemungkinan akan ada sanksi disiplin kepada Asosiasi Bulu Tangkis Korea (BKA) atas kegagalannya menjaga keputusan BWF terkait kiprah pemain mereka itu.

Sumber: Antara

Dua Emas Jadi Target PBSI Di Asian Games 2014

bulutangkis RI Media - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menargetkan dua medali emas di ajang Asian Games 2014 yang akan berlangsung di Incheon, Korea Selatan, 19 September-4 Oktober 2014. Indonesia akan diperkuat pebulutangkis terbaik di Asian Games 2014.

Ketua Umum PBSI, Gita Wirjawan, menegaskan pihaknya mencanangkan target meraih dua medali emas lewat nomor-nomor andalan Indonesia. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan itu mengatakan nomor ganda putra dan ganda campuran masih menjadi andalan di Asian Games 2014.

"Dua medali emas targetnya. Bisa diraih lewat nomor ganda putra dan ganda campuran. Itu yang palinhg berpotensi," ujar Gita ketika ditemui dalam acara Milo School Champions di Senayan, Jakarta, Rabu 29 Januari 2014.

Sementara itu Kepala Sub Bidang Pelatnas PBSI, Ricky Soebagdja, tidak memungkiri dua nomor itu memang masih menjadi andalan Indonesia. Namun, Ricky mengatakan Indonesia juga memiliki peluang dari nomor beregu.

"Kalau dilihat memang di sana kansnya. Tapi, Asian Games ada nomor beregu dengan komposisi 3 tunggal dan 2 ganda. Indonesia juga punya peluang di sana. Saya berani memasang target Indonesia bisa tembus ke semifinal di nomor beregu. Bahkan bisa saja menembus partai final," tegas Ricky.

Ricky kemudian memastikan Indonesia akan diperkuat para pebulutangkis terbaik di Asian Games 2014. Sebelumnya di SEA Games 2013 Myanmar, PBSI memutuskan untuk menurunkan pemain-pemain muda. Saat itu pemain-pemain seperti Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir dikonsentrasikan tampil di BWF Super Series Finals.

"Memang untuk SEA Games 2013 kemarin bertepatan dengan BWF Super Series Finals. Tapi, kalau Asian Games sudah jadi prioritas utama. Jadi kami akan menurunkan kekuatan penuh. Atlet-atlet terbaik yang diturunkan. Pemain muda juga bisa masuk," ucap Ricky.

Rencananya PBSI akan mulai menggelar Pelatnas 1 Februari 2014 mendatang.

Sumber: VIVAnews

Simon Santoso Akhirnya Mundur Dari Pelatnas

Written By bulutangkis RI on Kamis, 23 Januari 2014 | 4:00 PM

bulutangkisRI MEDIA - Simon Santoso akhirnya mengundurkan diri dari pelatnas Cipayung. Simon menyerahkan surat pengunduran diri kemarin (22/1) kepada PP PBSI, sebagai wujud tanggung jawab setelah gagal memenuhi ekspektasi.

Pemain asal Tegal Jateng tersebut dibebani target masuk semifinal Superseries Korea Open dan Superseries Premier Malaysia Open bulan ini. Namun faktanya Simon hanya sanggup mencapai babak pertama. Keluarnya Simon membuat tunggal putra kategori prestasi sedikit guncang. Apalagi pemain senior lainnya, Sony Dwi Kuncoro kembali cedera. Engkel kanan Sony bermasalah pekan lalu di Malaysia Open dan membuatnya harus istirahat beberapa bulan.

Lantas siapa yang dipercaya PP PBSI untuk menggantikan posisi Simon di tunggal putra prestasi Cipayung ? "Kita harapkan Jonathan (Jonathan Cristie, Red) atau Ihsan (Ihsan Maulana Mustofa, Red)," tulis Kabid Binpres PP PBSI, Rexy Mainaky lewat pesan singkat. Jonathan dan Ihsan yang statusnya sebagai tunggal putra kategori potensi, sepertinya lebih mendapat perhatian Rexy dibanding nama pemain tunggal generasi di bawah Simon. Seperti Wisnu Yuli atau Riyanto Subagja yang meski berstatus tunggal putra prestasi namun mentok secara capaian gelar.

Jonathan dan Ihsan mengemuka namanya sejak kejuaraan dunia junior tahun lalu di Bangkok Thailand. Jonathan berhasil mencapai delapan besar dan mengalahkan unggulan kedua turnamen sekaligus wakil tuan rumah, Thammasin Sitthikom. Sedang Ihsan mencapai semifinal. Gerakan PP PBSI melakukan penyegaran pemain penghuni pelatnas sebenarnya sudah terlihat akhir tahun lalu. Gelaran Junior Master U-17 dan U-19 yang bertujuan mencari bibit potensial baru tahun lalu digelar.

Rexy ketika dihubungi kemarin (22/1) membenarkan Simon tak lagi di pelatnas. Setelah melakukan pemanggilan awal pekan ini, Simon pun menyadari bahwa tak lagi bisa bersaing di pelatnas. "Dia sangat mengerti dan menerima apa yang dibutuhkan PP PBSI. Dia juga siap dipanggil ke dalam skuad Piala Thomas tahun ini jika memang masih dipanggil. Dia akan bermain secara profesional," tambah Rexy.
    
Sementara itu, Simon ketika ketika dihubungi juga mnegaku legawa dengan pengunduran diri tersebut. Masuk pelatnas sejak tahun 2003 lalu, Simon merasa keputusannya mundur tahun ini sangat tepat. "Saya sudah menyerahkan suart mundur kepada PP PBSI. Setelah ini saya akan kembali berlatih di klub lama Tangkas Jakarta. Harapan saya tetep bisa berprestasi dan memperbaiki rangking serta mengembalikan performa," tutur Simon. Performa Simon terus menurun sejak thuan lalu ketika sakit gondongan dan absen di banyak turnamen.

Skuad Superliga 2014


Putra:

Djarum Kudus
Dionysius Hayom Rumbaka, Riyanto Subagja, Thomi Azizan Mahbub, M. Bayu Pangisthu, Mohammad Ahsan, Berry Angriawan, Fran Kurniawan, Muhammad Ulinnuha, Yohannes Rendy Sugiarto, Didit Juang Indrianto

Jaya Raya Jakarta
Kenichi Tago, Nguyen Tien Minh, Tommy Sugiarto, Wisnu Yuli Prasetyo, Hermansyah, Angga Pratama, Hendra Setiawan, Markis Kido, Bona Septano, Putra Eka Rhoma

Musica Flypower Champion
Lee Chong Wei, Lee Hyun Il, Marc Zwiebler, Vladimir Ivanov, Simon Santoso, Alamsyah Yunus, Rian Agung Saputro, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira, Ricky Karanda Suwardi, Lee Yong Dae/Tri Kusharjanto

Hi-Qua Wima
Arief Gifar Ramadhan, Febryan Irfanaldy, Fauzi Adnan, Riky Widianto, Ade Yusuf Santoso, Ronald Alexander, Rizki Antasari, Rizky Hidayat Ismail, Riyo Arief Andrianto.

Guna Dharma
Alrie Guna Dharma, Setyaldi Putra Wibowo, Senatria Agus Setia Putra, Adi Andrianus Prasojo, Rizko Asuro, Wildan Atmaja, Fajar Alfian, Riki Erianto, Dandi Prabudita, Kenas Adi Haryanto.

Unisys Japan
Hyo Nakajo, Shuichi Sakamoto, Hajime Komiyama, Funitake Shimizu, Yu Hirayama, Yosuke Nakanishi, Kenta Kazuno, Kazushi Yamada, Hiroyuki Endo, Kenichi Hayakawa.

SCG Thailand
Thammasin Sitthikom, Khosit Phetpradab, Pannawit Thongnuam, Dechapol Puavaranukroh, Kittinupong Kedren, Supak Jomkoh, Natdanai Uakoolwarawat, Wannawat Ampunsuwan, Nipitphon Puangpuapech.

Malaysia Tigers
Iskandar Zulkarnain, Goh Soon Huat, Chong Yee Han, Tan Kian Meng, Teo Ee Yi, Nelson Heng Wei Keat, Chooi Kah Ming, Ow Yaw Han, Teo Kok Siang, Low Juan Seng.

Singapore
Derek Wong, Ashton Chen, Robin Gonansa, Huang Chao, Danny Bawa Chrisnanta, Chayut Triyachart, Terry Yeo, Loh Kean Hean, Terry Hee.

Cooperative Bank Taipei
Chou Tien Chen, Hsueh Hsuan Yi, Chu Han Chou, Lu Chi Yuan, Tsai Chia Hsin, Lee Sheng Mu, Lin Chia Yu, Wu Hsiao Lin.


Putri:

Jaya Raya Jakarta
Busanan Ongbumrungpan, Bellaetrix Manuputty, Adriyanti Firdasari, Mitani Minatsu, Rizki Amelia Pradipta, Pia Zebadiah Bernadet, Greysia Polii, Nitya Krishinda Maheswari, Della Destiara Haris, Anggia Shitta Awanda.

Djarum Kudus
Febby Angguni, Ana Rovita, Intan Dwi Jayanti, Dinar Dyah Ayustine, Vita Marissa, Liliyana Natsir, Shendy Puspa Irawati, Meiliana Jauhari, Melati Daeva Oktavianti, Rosyita Eka Putri Sari.

Mutiara Cardinal Bandung
Linda Wenifanetri, Aprilia Yuswandari, Hera Desi Ana Rachmawati, Hanna Ramadini, Tiara Rosalia Nuraidah, Suci Rizki Andini, Gebby Ristiyani Imawan, Melvira Oklamona, Maretha Dea Giovani.

USM Semarang
Tieke Ariedaningrum, Arinda Sari Sinaga, Aida Arum Amanah, Rina Andriani, Variella Aprilsasi, Komala Dewi, Ririn Amelia, Della Augustia Surya, Uswatun Khasanah, Ketut Mahadewi.

Unisys Japan
Ayane Kurihara, Shizuka Uchida, Masayo Mojirino, Ayaka Takahashi, Misaki Matsutomo, Sayaka Takahashi, Momoka Kimura, Naru Shinoya, Nozomi Okuhara, Chisato Hoshi.

Renesas Japan
Satoko Suetsuna, Miyuki Maeda, Mizuki Fujii, Reika Kakiiwa, Kana Ito, Yui Miyauchi, Naoko Fukuman, Ayumi Mine, Yuki Fukushima, Sayaka Hirota.

Gifu Tricky Panda Japan
Rie Ito, Aya Shimozaki, Saya Yamamoto, Aoi Matsuda, Soyoka Yamaguchi, Arisa Hashizume.

SCG Thailand
Nitchaon Jindapol, Sapsiree Taerattanachai, Pornpawee Chochuwong, Rawinda Prajongjai, Puttita Supajirakul, Rodjana Chuthabunditkul, Jongkolphan Kittiharakul, Pacharakamol Arkornsakul.

Cooperative Bank Taipei
Hsu Ya Chin, Pai Yu Po, Chiang Mei Hui, Cheng Shao Chieh, Cheng Wen Hsing, Hsieh Pei Chen, Wang Pei Rong, Kuo Yu Wen.

Singapore
Gu Juan, Chen Jiayuan, Liang Xiaoyu, Yeo Jia Min, Shinta Mulia Sari, Vanessa Neo, Elaine Chua, Dellis Yuliana, Tan Wei Han.

Kebahagian Ahsan Miliki Putri, Kebahagian Kita Bersama

Written By bulutangkis RI on Jumat, 03 Januari 2014 | 3:10 PM

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan berpose bersama istri, Christine Novitania, dan putri pertama mereka, Chayra Maritza Ahsan, Jumat (03/01/2014). (pic. PBSI)
bulutangkis RI Media - Kabar gembira tadi pagi datang dari sang Juara Dunia Bulutangkis 2013, Muhammad Ahsan yang kini telah menjadi seorang ayah, karena sang istri, Christine Novitania melahirkan anak pertama mereka yang diberi nama Chayra Maritza Ahsan.

Ahsan yang dihubungi PBSI ini tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya telah memiliki seorang putri, yang lahir pada hari Jum'at, 3 Januari 2014 pukul 04.35 WIB di RS Kemang Medical Care, Jakarta Selatan.

"Tentunya senang sekali atas kelahiran putri pertama kami. Sekarang saya sudah resmi jadi seorang ayah," ucap Ahsan, pemain kelahiran Palembang, 7 September 1987.

"Dengan kelahiran Chayra, saya pastinya jadi tambah semangat untuk terus meraih prestasi. Sebagai seorang ayah, saya mesti lebih bertanggung jawab dan harus lebih sabar," tambah ganda putra ranking satu dunia ini.

Tim bulutangkis RI Media melaui Official Twitter serta Official Facebook-nya telah menyampaikan rasa bahagia untuk Ahsan beserta istri.

"Keluarga besar Tim bulutangkis RI Media mengucapkan selamat atas kelahiran putri pertama Mohammad Ahsan dan Christine Novitania," tulis official facebook bulutangkis RI Media yang beralamat di www.facebook.com/bulutangkisRI

Tak lupa beberapa followers di twitter pun menyampaikan hal bahagia ini, "@bulutangkisRI congrats Ya ka @ahsanbad09 @Just_iTnee smga putri nya mnjdi putri yg sholehah dan pemain badminton yg hebat sperti Ayah nya," tulis pemilik akun @RosseMya.

Adapun pemilik akun @_SmileyTiara_ me-retweet, "Welcome, may God lead you! RT @bulutangkisRI: Putri pertama dari @ahsanbad09 dan istri @Just_iTinee..."

Sementara itu, partner Muhammad Ahsan, Hendra Setiawan juga tengah menunggu kelahiran anak pertamanya yang diperkirakan lahir bulan Maret mendatang.

sumber: PBSI

Korea Open Super Series, Ujian Pertama Sekaligus Ujian "Hidup Mati" Simon Santoso

Simon Santoso
bulutangkis RI Media - Laga perdana diawal tahun 2014 akan dihadapi sebagian pebulatangkis Indonesia di Korea Open Super Series 2014. Turnamen berhadiah 600.000USD ini akan berlangsung di Seoul, 7-12 Januari 2014.

Korea Open di tahun 2014 ini turun level dari Super Series Premier menjadi Super Series karena hadiah sebelumnya berkisar 1.000.000USD turun menjadi 600.000USD, adapun spekulasi yang beredar turnamen ini sengaja diturunkan PBSI-nya Korea Selatan lantaran kasus yang menimpa pemainnya di Olimpiade London sampai dengan menurunnya antusias pendanaan sponsor.

Indonesia tidak menurunkan kekuatan penuh, tidak tercatat nama Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan di Ganda Putra serta Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad di Ganda Campuran yang harus absen lantaran untuk menjalani persiapan Malaysia Open Super Series 2014.

Sementara itu, Korea Open 2014 menjadi salah satu turnamen "hidup mati" seorang Simon Santoso dipelatnas Cipayung, pasalnya, Simon ditargetkan untuk bisa menembus babak semifinal pada turnamen Korea Open dan Malaysia Open 2014. Jika gagal memenuhi target tersebut, Simon terpaksa hengkang dari Pelatnas Cipayung.

“Saya mau fokus di babak kualifikasi dulu, yang penting lolos ke main draw. Di main draw juga langsung bertemu Chen Long, tentunya ini tak mudah buat saya. Peluangnya bisa dibilang berat, tapi saya akan tetap berusaha,” kata Simon. Menanggapi hal ini, Simon tak ingin merasa terbebani karena ia tak ingin hal ini mengganggu konsentrasinya. Simon hanya ingin menjalankan tugas dengan sebaik mungkin dan berusaha memenuhi target yang telah ditetapkan.

“Tidak ada pressure, memang ini target yang diberikan kepada saya, ya saya jalani. Saya ingin lebih konsentrasi ke diri sendiri,” ujar Simon yang dijumpai di Pelatnas Ciayung, Kamis (2/1) pagi.

“Persiapan juga cukup baik, saya tetap latihan di saat-saat libur Natal dan Tahun Baru. Liburnya hanya saat tanggal merahnya saja, sisanya latihan untuk persiapan ke Korea dan Malaysia. Tidak apa-apa lah, ini namanya pengorbanan dalam mempersiapkan diri ke kejuaraan,” tambah Simon

Sumber: BeritaSatu 
 
Copyright © 2013. bulutangkis RI Media - All Rights Reserved
Tim @bulutangkisRI
Proudly powered by Blogger