B u l u t a n g k i s - I n d o n e s i a

Home » , , , , , , , , » Susy Susanti: Indonesia Open 2019 Jadi Ajang Pembuktian bagi Tunggal Putra

Susy Susanti: Indonesia Open 2019 Jadi Ajang Pembuktian bagi Tunggal Putra

Written By bulutangkis RI on Rabu, 26 Juni 2019 | 8:31 PM


Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting (photo: badmintonindonesia.org)
BulutangkisRI – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti mengungkapkan bahwa gelaran Blibli Indonesia Open 2019 jadi momen yang tepat bagi tunggal putra Indonesia untuk membuktikan kualitasnya.

Kurang dari sebulan, turnamen bulutangkis paling bergengsi di Tanah Air, Blibli Indonesia Open 2019 segera bergulir. Turnamen berlevel Super 1000 itu rencananya akan diselenggarakan pada 16-21 Juli mendatang di Istora Senayan.

Tunggal putra yang dalam beberapa waktu belakangan kerap kali menjadi sorotan, kini mendapatkan sebuah ‘tantangan’ dari Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti. Legenda bulutangkis tunggal putri Indonesia itu berharap  Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie dapat diandalkan di Indonesia Open 2019.

"Kalau lihat progres tunggal putra memang bagus, meskipun levelnya masih belum tinggi, tapi paling tidak ada peningkatan dari kepercayaan diri mereka,” tutur Susy seperti dinukil oleh BulutangkisRI dari Badmintonindonesia.org.

“Saya rasa tunggal putra punya peluang, jadi ajang pembuktian bagi mereka," tambah istri dari Alan Budikusuma sekaligus pemilik enam gelar Indonesia Open.

Target Juara
Jonatan Christie, Hendry Saputra, dan Anthony Sinisuka Ginting (photo: badmintonindonesia.org)
Adapun pelatih tunggal putra Pelatnas PBSI, Hendry Saputra merasa cukup yakin dan optimis dengan Jonatan dan Ginting. Tak tanggung-tanggung, ia bahkan memberikan target tinggi kepada kedua anak didiknya dengan menjadi juara Indonesia Open 2019.

"Saya rasa mereka bisa mengatasi (lawan-lawan), asalkan dari merekanya, persiapannya dan apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan di pertandingan nanti. Ditargetkan juara boleh saja, kita boleh prediksi tapi tetap tidak bisa pastikan siapa yang juara,” ujar Hendry.

“Harapannya memang besar, bisa ke final dan juara. Dari mana dasarnya? Lihat head to head dan bandingkan, kalau ketemu pemain-pemain top, misalnya Momota, Chou Tien, (Viktor) Axelsen, pernah menang kalah. Ketemu Shi Yuqi, (Kidambi) Srikanth, sudah bisa menang. Kalau melihat dari hasil sebelumnya, tentu bisa dibilang kans Jonatan dan Anthony itu ada," tutup pria kelahiran 12 Mei 1981 itu.

Berdasarkan hasil undian yang dirilis di situs Badminton World Federation (BWF), Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting berada di pool atas. Ginting bakal menjamu wakil Tiongkok, Lu Guangzu di babak pertama. Sementara Jonatan ditantang oleh Rasmus Gemke dari Denmark.

Selain Ginting dan Jonatan, Indonesia juga memiliki Tommy Sugiarto di nomor tunggal putra. Anak dari Icuk Sugiarto itu berada di pool bawah dan akan bertemu dengan Chen Long (China) di babak pertama. (dr)

Share this article :

+ komentar + 1 komentar

03/03/21, 10.57

Hadir kembali !!!

Bagi - bagi rejeki
khusus 50 orang pertama.

Berminat langsung cek link
mltd-idn com/eea87

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. bulutangkis RI Media - All Rights Reserved
Tim @bulutangkisRI
Proudly powered by Blogger