B u l u t a n g k i s - I n d o n e s i a

Latest Post
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

2 Trofi untuk TNI Indobatt, Hasil Gemilang di Lapangan Badminton

Written By bulutangkis RI on Minggu, 09 Februari 2014 | 9:04 PM

Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Battalion (Indobatt) berhasil raih prestasi dilapangan bulutangkis raih 2 trofi, 2 emas, 3 perak dan 2 perunggu di Lebanon
bulutangkisRI MEDIA – Tim Badminton Indobatt (Indonesia Battalion) Kontingen Garuda (Konga) XXIII-H/UNIFIL mengibarkan bendera Merah Putih di langit Naqoura-Lebanon Selatan setelah berhasil merebut 2 Trofi, 2 Medali Emas, 3 Medali Perak dan 2 Medali Perunggu pada kejuaraan UNIFIL Badminton Open Tournament 2014 yang digelar di Naqoura- Lebanon Selatan.

Medali Emas pertama Tim Badminton Indobatt berhasil diraih oleh pasangan ganda campuran Kapten Kal

Dedi Apriantoni dan Serda (Kowad) Lya Puspita yang mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia Batalyon Wan Rashidi  bin Wan Ibrahim dan Siti Nor Fazilah binti Kamarudin dengan skor 21-12 dan 21-16 di babak final yang diselenggarakan pada hari Sabtu (8/2/2014).

Medali Emas pertama ini diberikan langsung oleh Komandan FHQSU (Force Head Quarters Support Unit) Kolonel Inf Adipati Karnawijaya yang juga sebagai Komandan Kontingen Garuda 2013-2014.

Medali Emas kedua dipersembahkan oleh tunggal putri melalui Serma (Wara) Marlena yang mengalahkan Serda (Kowad) Lya Puspita dalam All Indobatt Final dengan straight set 21-17 dan 21-16. Dengan demikian, otomatis medali perak jatuh ke tangan Indobatt dan menambah perolehan medali.

Selain itu, Medali Perak juga dipersembahkan oleh tunggal putra Kapten Kal Dedi Apriantoni setelah melewati babak final yang sangat berat dan harus mengakui keunggulan Ahmad Nizam bin Zamri (Malaysia) serta melalui pasangan ganda putri Serma (Wara) Marlena dan Sertu (Kowad) Helni Muthia yang juga harus mengakui pasangan Hazizaton Naroslinda binti Nang dan Siti Norfazilah binti Kamarudin.Pasangan ganda campuran Serma (Wara) Marlena dan Pratu Paskhas Nurrochim berhasil menambah perolehan medali Indobatt dengan mempersembahkan satu Medali Perunggu setelah berhasil mengandaskan pasangan ganda campuran Malaysia Sapatu Anak Entingik dan Hazizaton Naroslinda binti Nang dengan skor 21-10 dan 21-14.

Medali Perunggu terakhir dipersembahkan oleh Serda Paskhas Amin yang berhasil mengalahkan A.P. Singh dari India dengan rubber set 10-21, 21-12 dan 21-8.

Dua Trofi masing-masing diberikan kepada Serda (Kowad) Lya Puspita selaku best women player dan Kapten Kal Dedi Apriantoni runner up best man player.

Sumber: Pos Kota

Sea Games 2013, Bulutangkis RI Tanpa Dua Juara Dunia

Written By bulutangkis RI on Senin, 25 November 2013 | 6:50 PM

ilustrasi
bulutangkisRI MEDIA - Tak akan ada lagi perubahan untuk skuad bulutangkis RI di Sea Games 2013, 16 pemain siap tampil di Myanmar, namun dari 16 atlet tersebut tak terdapat nama Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad serta Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan untuk nomor ganda campuran dan ganda putra.

Kemana mereka? Kedua pasangan ganda Indonesia itu harus berlaga di Super Series Finals di Kuala Lumpur, Malaysia pada 11 sampai 15 Desember 2013 yang kebetulan bersamaan dengan penyelenggaraan Sea Games 2013 yang akan berlangsung 11 sampai 22 Desember 2013.

"Agenda Sea Games bertepatan dengan Final BWF Super Series 2013. Jadi pemain unggulan itu tidak bisa memperkuat Indonesia di SEA Games karena wajib bermain di turnamen BWF Final super series," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rexy Mainaky.

Selain Indonesia, pebulutangkis yang menjadi unggulan dari Malaysia dan Thailand pun tak akan ambil bagian di Sea Games Myanmar lantaran harus ikut Super Series Final di jadwal yang bersamaan membuat peluang seluruh negara untuk raih medali cukup terbuka lebar.

"Saya kira kekuatan di SEA Games seimbang, karena negara kuat lainnya seperti Thailand dan Malaysia juga tanpa pebulutangkis andalannya yang harus tampil di BWF Super Series," tutur Rexy.


Bulutangkis RI Targetkan 3 Emas di Sea Games 2013

ilustrasi
bulutangkisRI MEDIA - Sea Games 2013, PBSI kirimkan 16 atlet yang siap berlaga di Myanmar. Tak hanya PBSI, pecinta bulutangkis RI pun selalu berharap yang terbaik untuk bisa raih medali di ajang multi even negara-negara se-Asia Tenggara ini.

Ricky Subagja menargetkan 3 emas harus bisa diraih di nomor-nomor ganda sedangkan nomor-nomor tunggal hanya ditargetkan perak, tahun ini Sea Games tanpa memainkan nomor beregu.

"Untuk di Myanmar nanti kita akan bermain di nomer ganda putra putri, ganda campuran dan nomer tunggal putra putri. Untuk emas diharapkan bisa dapat dari nomer ganda putra dan putri serta dan ganda campuran. Sedangkan untuk perak dari nomer tunggal putra dan putri," ujar Ricky Subagja.

Mantan atlet bulutangkis peraih emas Olimpiade ini menjelaskan bukan tanpa alasan PBSI menargetkan para atlitnya bisa mendapatkan medali tiga emas dan dua perak di ajang Sea Games. Pasalnya, Pelatnas memang memiliki pemain terbaiknya dari setiap nomor yang akan diturunkan.

"Saya rasa kesempatan kita untuk meraih medali sangat besar. Karena dua negara pesaing terberat kita seperti Malaysia dan Thailand, atlit terbaik mereka juga tidak turun di Myanmar. Untuk nomor ganda campuran kita turunkan pemain peringkat tujuh dunia BWF, Muhammad Rijal dan Debby Susanto," kata Rexy Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI.

Rexy menilai nomor ganda campuran adalah yang paling diandalkan untuk meraih emas di Sea Games 2013, karena merupakan peringkat 7 dunia.

SEMOGA!

Skuad Bulutangkis Untuk Sea Games 2013 Sudah Final

Maskot Sea Games 2013 cabang bulutangkis
bulutangkisRI MEDIA - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merilis sejumlah nama untuk turun mewakili kontingen merah putih di cabang bulutangkis pada gelaran Sea Games Myanmar 2013 telah final dan tinggal memantapkan.

"Nama atlet sudah final. Tidak akan ada perubahan lagi. Saat ini tinggal pemantapan saja," kata Kabid Humas dan Sosial Media PP PBSI Yuni Kartika kepada MetroTV.

Sea Games 2013 di Myanmar akan memainkan cabang bulutangkis yang telah dijadwalkan pada tanggal 9-14 Desember 2013 meliputi nomor individual saja tanpa beregu, yakni; tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

Indonesia sendiri menurunkan pemain lapis satu dan telah siap diberangkatkan ke Nay Pyi Taw untuk memberikan yang terbaik bagi kontingen merah putih.

Berikut Skuad Sea Games Bulutangkis RI:
Tunggal Putra
1. Dionysius Hayom Rumbaka
2. Wisnu Yuli Prasetyo

Tunggal Putri
1. Aprilia Yuswandari
2. Bellatrix Manuputty

Ganda Putra
1. Angga Pratama/Rian Asung Saputro
2. Ricky Karanda Suwardi/Berry Agriawan

Ganda Putri
1. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari
2. Tiara Rosaria Nuraidah/Gebby Ristiyani Imawan

Ganda Campuran
1. Muhammad Rijal/Debby Susanto
2. Riky Widianto/Richi Puspita Dili

Final China Open Hadapai Nielsen/Pedersen, Tontowi/Liliyana dan Pecinta Bulutangkis Penasaran!

Written By bulutangkis RI on Minggu, 17 November 2013 | 11:04 AM

bulutangkisRI MEDIA - Indonesia kembali menempatkan 1 wakil di Final China Open Superseries Premier, sang idola sejuta umat, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, peringakt 2 dunia sekaligus unggulan 2 diturnamen ini akan ditantang peringakt 4 dunia dan unggulan 4 ganda campuran China Open Superseries Premier asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.

Ini adalah pertemuan kali ke-empat pasangan Indonesia dengan Nielsen/Pedersen, dimana 3 pertemuan terakhir selalu dimenangkan pasangan Denmark dengan 2 set membuat pasangan Indonesia penasaran untuk mengalahkan.

“Kami penasaran mau bertemu Nielsen/Pedersen. Soalnya sudah lama kami tidak bertemu mereka. Dari awal juga berharap bertemu mereka,” kata Liliyana Natsir seperti dikutip badmintonindonesia.org.

Sejatinya pasangan Indonesia akan bermain dengan segala persiapan, salahsatunya dengan memonton pertandingan lawannya nanti sore di Final China Open Superseries Premier menjadi modal besar.

“Menonton video pertandingan lawan, itu sudah pasti, supaya kami punya modal untuk melawan mereka, apalagi sudah lama tidak bertemu. Peluang pasti ada, sebagai pemain, kita harus percaya diri mau melawan siapa pun,” Liliyana Natsir melanjutkan.

Dari turnamen resmi BWF, Liliyana/Tontowi sudah bertemu empat kali dengan pasangan Denmark, Nielsen Pedersen, dimana Indonesia hanya raih 1 kali kemenangan di Kejuaraan Dunia 2011 lalu, namun di 3 turnamen selanjutnya pasangan kita selalu kandas oleh Denmark, yaitu di Olimpiade 2012, Korea Open 2013, dan dipublik sendiri, Indonesia Open 2013.

“Di beberapa pertemuan terakhir, Tontowi/Liliyana kalah dari Nielsen/Pedersen. Namun kali ini kami optimis Tontowi/Liliyana bisa membalas kekalahan dan juara,” ucap sang pelatih, Nova Widianto seperti dikutip dari badmintonindonesia.org.

“Pasangan China sebetulnya lebih kuat, tetapi ada pola permainan pasangan Denmark yang tidak disukai Tontowi/Liliyana. Mungkin karena salah satunya adalah pemain kidal. Nielsen memang lebih dominan ketimbang Pedersen,” tambah Nova Widianto.

Tak hanya Liliyana dan Tontowi yang penasaran, sejumlah pecinta bulutangkis tanah air pun tak sabar untuk menyaksikan jalannya pertandingan final ini nanti sore. Seperti yang beberapa mention yang masuk ke twitter @bulutangkisRI.

Akun @WidyaEkaa menulis "@bulutangkisRI 50-50 min , optimis menang walaupun pertemuan h2h 3-1", adapun akun @kerenadam mention "@bulutangkisRI Agak khawatis sih nih liat ToLyn. Mudah2an minim error dan MENANG!!!!"

Apapun Indonesia akan selalu mendukung Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir nanti di partai terakhir Final China Open Superseries Premier 2013 yang akan tayang di MNC Sports 1 dan Astro Supersport 4 ataupun bisa streaming di badmintonworld.tv mulai pukul 12.00WIB serta LIVE Score di Twitter @bulutangkisRI.

Peluang Dua Wakil RI Di Perempatfinal China Open Superseries Premier

Written By bulutangkis RI on Jumat, 15 November 2013 | 10:00 AM

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (PBSI)
bulutangkisRI MEDIA - Apaboleh dikata, Indonesia hanya sisakan 2 wakil diperempatfinal China Open Superseries Premier 2013 adalah di ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Sony Dwi Koncoro di tunggal putra.

Hari ini (15/11) Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan hadapi pemain lapis dari Denmark, Anders Kristiansen/Julie Houmann dimana mereka pernah jumpa di Denmark Open 2013 dengan kemenangan Idola Sejuta Umat kita, 21-10 24-21. Untuk hadapi lapis Denmark ini ganda campuran Indonesia harus bermain taktis dengan mengeluarkan placing dan smash keras kalau tidak pemain Denmark ini akan terus menekan jika tidak fokus, dipertemuan terakhir pemain Denmark ini bisa menekan Butet/Owi pada set 2 di Denmark Open lalu. Dengan memanfaatkan tinggi badan, pemain Denmark ini miliki pukulan keras, Owi/Butet juga harus siap dipertahanan, pokoknya fokus, tapi kita jagokan Liliyana/Tontowi bisa atasi lapais Denmark ini sore nanti. 
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir goes to QF:
● R1: beat [CHN] Cheng Liu/Yixin Bao 21-11 20-22 21-7
● R2: beat [JPN] Hirokatsu Hashimoto/Miyuki Maeda 21-11 21-13

VS

Anders Kristiansen/Julie Houmann goes to QF:
● R1: beat [KOR] Baek Choel Shin/Hye Won Eom 11-5 RETIRED
● R2: beat [INA/2] Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth 10-21 21-16 21-16 

[TODAY] Lapangan 1 Partai 6 XD: Anders Kristiansen/Julie Houmann [DEN] vs [INA/2] Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. RANK: 22 vs 2. H2H: 0-1. Last Meeting: Denmark Open 2013 10-21 21-24
  

Sementara di tunggal putra, Sony akan hadapi wakil Malaysia, Chong Wei Feng, the rising star-nya Malaysia ini cukup bagus di pukulan keras, Sony harus bisa bermain dengan polanya yaitu, bermain rally dan tetap fokus.
Sony Dwi Kuncoro goes to QF:
● R1: beat [TPE] Jen Hao Hsu 21-15 21-17
● R2: beat [JPN/4] Kenichi Tago 21-13 21-17

VS
Chong Wei Feng goes to QF:
● R1: beat [THA]  Tanongsak Saensomboonsuk 21-12 21-10
● R2: beat [CHN] Houwei Tian 14-21 21-13 21-16

[TODAY] Lapangan 4 Partai 3 MS: Wei Feng Chong [MAS] vs [INA] Sony Dwi Kuncoro. RANK: 17 vs 15. H2H: 0-0

Babak perempatfinal hari ini akan berlangsung pukul 16.00WIB live di MNC Sports 1 dan Astro Supersport 4 serta bisa streaming khusus Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad di Badmintonworld.tv.

Perempatfinal China Open, RI Diwakili Tontowi/Liliyana dan Sony

Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad (BadmintonPhoto)
bulutangkisRI MEDIA - Hari ini (15/11) berlangsung babak perempatfinal China Open Superseries Premier 2013, Indonesia hanya tempatkan dua wakil, di ganda campuran diwakili Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta di tunggal putra ada Sony Dwi Kuncoro.

Sehari sebelumnya pemain merah putih berguguran diantaranya habisnya nomor ganda putra, dan ganda putri serta tumbangnya harapan di tunggal putra serta 2 ganda campuran. Di ganda putra, juara Perancis Terbuka pekan lalu, Gideon Markus F/Markis Kido dikalahkan unggulan 4 asal China Liu Xiaolong/Qiu Zihan dalam dua set langsung, 18-21 17-21. Sementara di ganda putri Pia Zebadiah/Rizki Amelia unggulan 7 harus akui keunggulan pemain non-unggulan asal Thailand, Duanganong A/Kunchala V dalam dua set 11-21 20-22.

Ketidak beruntungan pun berlanjut untuk ganda putri lainnya, Nitya Krishinda M/Greysia Polii belum bisa membungkam peraih medali emas Olimpik London 2012 lalu, Qing Tian/Zhao Yunlei yang menyandang unggulan 7 dengan skor 14-21 13-21.

Sementara di nomor tunggal putra, Tommy Sugiarto yang menyandang unggulan 5 di turnamen China Open Superseries Premier kandas oleh wakil tuan rumah, Wang Zhengming 15-21 21-14 18-21. Namun, akhirnya Sony Dwi Kuncoro mampu meloloskan diri kebabak perempatfinal setelah kandaskan wakil Jepang unggulan 4, Kenichi Tago 21-13 21-17.

Di ganda campuran, adapun hasil babak kedua kemarin:
  • Anders Kristiansen/Julie Houmann [DEN] kalahkan [INA/7] Markis Kido/Pia Zebadiah 10-21 21-16 21-16
  • Joachim Fischer/Christinna Pedersen [4/DEN] kembali mengalahkan [INA] Gideon Markus/Rizki Amelia 21-6 21-6 
  • Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [2/INA] berhasil kalahkan [JPN] Hashimoto/Miyuki Maeda 21-11 21-13
Mau tidak mau hari ini kedua wakil RI yang tersisa harus tampil habis-habisan demi memuaskan rasa penasaran pecinta bulutangkis atas penurunan prestasi pasca Kejuaraan Dunia lalu, adapun jadwal Indonesia diperempatfinal hari ini:
  1. Partai 6 Lapangan 1 XD: Anders Kristiansen/Julie Houmann [DEN] vs [INA/2] Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. RANK: 22 vs 2. H2H: 0-1. Last Meeting: Denmark Open 2013 10-21 21-24
  2. Partai 3 Lapangan 4 MS: Wei Feng Chong [MAS] vs [INA] Sony Dwi Kuncoro. RANK: 17 vs 15. H2H: 0-0

Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad Mantapkan Ke Perempatfinal China Open

Written By bulutangkis RI on Kamis, 14 November 2013 | 1:56 PM

Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad (BadmintonPhoto)
bulutangkisRI MEDIA - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses melaju ke perempatfinal China Open Superseries Premier 2013 setelah mengalahkan pasangan dari Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Miyuki Maeda dua set langsung 21-11 21-13 dalam waktu 36 menit.

Pasangan peringkat dua dunia ini bermain taktis hari ini (14/11) dan berhasil membuat lawan ketetran dari segi pertahanan. Namun pada awal set pasangan nomor wahid Indonesia ini sempat tertinggal 0-3 namun langsung membalas hingga 3 sama kemudian selalu unggul hingga 11-5 dan ditutup 21-11.

Masuki set kedua Owi/Butet juga sempat tertinggal 0-2 dari pasangan Jepang peringkat 26 dunia, Hirokatsu Hashimoto/Miyuki Maeda, namun kembali berhasil unggul hinggal interval 11-4 dan ditutup dalam waktu 36 menit dengan skor akhir 21-13.

Di perempatfinal Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan hadapi pemenang Markis Kido/Pia Zebadiah melawan Anders Kristiansen/Julie Houmann dari Denmark yang akan berlangsung sore nanti.

Nitya/Greysia Hadapi Peraih Medali Emas Olimpik Di Babak Kedua China Open Superseries Premier

Written By bulutangkis RI on Rabu, 13 November 2013 | 8:07 PM

Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii
bulutangkisRI MEDIA – Indonesia menempatkan Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii di babak kedua China Open Superseries Premier 2013, pada laga perdana pasangan Indonesia berhasil kandaskan wakil Amerika Serikat, Eva Lee/Paula Lynn Obanana dua set langsung, 21-17 21-14.

Pada babak kedua yang akan berlangsung di GOR Yuan Shen besok, Nitya/Polii akan ditantang peraih medali emas Olimpiade 2012, Tian Qing/Zhao Yunlei, rekor pertemuan keduanya adalah 0-1 untuk kemenangan pasangan China.

Pasangan ini terakhir jumpa di Singapura Open 2013 saat itu Nitya/Polii kalah dalam pertandingan ketat tiga game, 16-21 21-13 18-21.

Masyarakat Indonesia, khususnya pecinta bulutangkis Indonesia berharap pasangan Nitya/Polii bisa memberikan perlawanan sengit kepada peraih medali emas Olimpiade 2012. SEMOGA!

Korea GP Gold: Wakil Indonesia Habis, Korea-pun Dapat Citra Negatif

Written By bulutangkis RI on Sabtu, 09 November 2013 | 11:22 AM

Turnamen Korea GP Gold 2013 terlihat tak terlalu istimewa dan berkesan ala kadarnya
bulutangkisRI Media -- Irfan Fadhilah/Weni Anggraini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil merapat ke babak semifinal. Pemain berperingkat 21 dunia ini di semifinal hadapi pasangan Korea Yoo Yeon Seong/Jang Ye Na unggulan 5 asal Korea dan pasangan Indonesia harus menelan kekalahan 19-21 14-21 dalam waktu 45 menit, dengan demikian habis sudah wakil-wakil Indonesia yang berlaga di turnamen ini.
Saling kejar-mengejar pada set pertama Irfan/Weni bermain apik, hingga kedudukan 17-18 kemudian 18-20 hingga ditutup kemenangan oleh pasangan Korea 19-21. Pada set kedua awal pasangan Indonesia juga bisa mengimbangi lawan hingga kedudukan 9-11, namun pasangan Korea ini bernafsu ciptakan All Korean Final hingga peluang Irfan/Weni cukup tipis yang selalu tertinggal hingga ditutup 14-21.
Mengomentari hal lain adalah kondisi lapangan yang terlihat tidak berkesan sedang ada ajang international, kalau boleh dibilang lebih baik lapangan Sirkuit Nasional di Indonesia dari segi penskoran dan lapangan. Banyak komentar muncul negatif terhadap Korea setelah beberapa kejadian dan komentar muncul dari para pemain, tidak hanya dari pemain Indonesia namun pemain luar pun merasakan hal sama seperti pemain Malaysia,  Zulfadli Zulkiffli yang harus menghentikan permainan karena faktor hakim garis dan juri-juri di lapangan Korea GP Gold.
Seperti dilansir badmintonindonesia.org Maria Febe mengutarakan bola yang digunakan cukup berat dan butuh penyesuaian, tidak hanya bola, lapangan pun menurut Febe adalah faktor lain yang perlu penyesuaian mendalam.
"Bola yang dipakai di turnamen ini cukup berat, jadi saya harus benar-benar fokus di lapangan,” kata Maria Febe (6/11).
Turnamen internasional seperti Korea Superseries Premier tahun 2014 akan turun level menajdi Korea Superseries saja mengingat hadiah uang yang diberikan turun dari 1 juta dollar ke 250.000USD, sementara turnamen kelas Korea Grand Prix Gold juga turun kasta mejadi Korea Grand Prix.

Hasil FINAL Denmark Super Series Premier 2013

Written By bulutangkis RI on Minggu, 20 Oktober 2013 | 10:17 AM

BULUTANGKIS RI MEDIA - Hari ini hari terakhir gelaran turnamen berlevel Super Series Premier, Denmark Open 2013. Cukup menggembirakan Indonesia menempatkan 2 wakilnya di Final, semoga capaian ini sama dengan apa yang dicapai di Kejuaraan Dunia bulan lalu. Berikut hasil final Denmark Open 2013 beserta streaming:

TV COURT

1. [RESULT] #DenmarkSSP FINAL-MD: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [1/INA] vs [8/KOR] Yong Dae Lee/Yeon Seong Yoo 19-21 16-21  >> STREAMING DISINI <<

2. [RESULT] #DenmarkSSP FINAL-WS: Ji Hyun Sung [KOR/6] vs [5/CHN] Yihan Wang 21-16 18-21 20-22  >> STREAMING DISINI <<

3. [RESULT] #DenmarkSSP FINAL-XD: Nan Zhang/Yunlei Zhao [1/CHN] vs [3/INA] Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir 21-11 22-20  >> STREAMING DISINI <<

4. [RESULT] #DenmarkSSP FINAL-WD: Yixin Bao/Jinhua Tang [CHN] vs [DEN/2] Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl 21-16 21-13 >> STREAMING DISINI <<

5. [RESULT] #DenmarkSSP FINAL-MS: Chong Wei Lee [1/MAS] vs [CHN/2] Chen Long 22-24 19-21  >> STREAMING DISINI <<

Untuk siaran TV Nasional berbayar bisa disaksikan seluruhnya di MNC Sport 2 maupun di Astro Supersport 4 mulai pukul 17.00WIB. Ada gosip juga beredar sih siaran LIVE "ketengan" kaya di Jepan Supes Series minggu lalu di MNC TV (TPI dulu)

Denmark Open Super Series Premier: Juara Dunia Melenggang ke Babak Final

Written By bulutangkis RI on Sabtu, 19 Oktober 2013 | 7:43 PM


BULUTANGKIS RI Media - Babak semifinal berlangsung cukup mendebarkan, laga klasik antara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melawan Xu Chen/Ma Jin (China) berlangsung untuk yang ke-3 kalinya sepanjang tahun 2013. Pertemuan sebelumnya di Kejuaraan Dunia dan Sudirman Cup berhasil dimenangkan Tontowi/Liliyana dengan sangat alot dan berlangsung 3 gim.

Namun pertemuan ke-3 di Denmark Open ini berlangsung di luar dugaan pecinta bulutangkis, Tontowi/Liliyana berhasil tampil cemerlang dengan bermain tenang dan tidak memberi kesempatan Xu Chen/Ma Jin untuk menyerang sehingga mereka berhasil menang 2 gim langsung dengan skor 21-11 21-18 dan berhak melangkah ke babak final. Di babak final, mereka akan berhadapan dengan lawan yang cukup tangguh, yakni antara Zhang Nan/Zhao Yunlei (China) atau Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark).

Tak hanya Tontowi/Liliyana, kabar baik juga datang dari ganda putra kebanggaan yang sekarang bertengger di ranking 2 dunia, yakni Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Mereka berhasil melenggang ke babak final setelah tahun lalu harus terhenti di semifinal. Ahsan/Hendra yang ditempatkan menjadi unggulan pertama di turnamen ini berhasil meraih tiket final setelah tumbangkan unggulan ke 3 asal Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa dengan skor cukup ketat 27-25 23-21  sekaligus memperluas rekor kemenangan Ahsan/Hendra menjadi 5-0. Pemenang antara Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea) vs Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark) akan menjadi lawan di babak final.

Hasil Seluruh Pertandingan Semifinal Denmark Open 2013

BULUTANGKIS RI MEDIA - Hari ini masuki hari kelima turnamen Denmark Open Super Series Premier 2013, Indonesia sendiri menempatkan 2 di semifinal, lagi-lagi andalkan ganda campuran dan ganda putra (better-lah daripada gada yang bisa diandelin sama sekali, yakan? hehe). Berikut hasil babak semifinal:

LAPANGAN 1
1. [RESULT] Mulai pkl 17.00WIB - #DenmarkSSP SEMIFINAL-WD: Reika Kakiiwa/Miyuki Maeda [JPN] vs [DEN/2] Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl 17-21 21-7 8-21  >> STREAMING  DISINI <<

2. [RESULT] #DenmarkSSP SEMIFINAL-XD: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [3/INA] vs [CHN/2] Chen Xu/Jin Ma 21-11 21-18 >> STREAMING DISINI <<

3. [RESULT] #DenmarkSSP SEMIFINAL-WS: Yihan Wang [5/CHN] vs [THA/2] Ratchanok Intanon 21-23 21-19 21-17  >> STREAMING DISINI <<

4. [RESULT] #DenmarkSSP SEMIFINAL-MD: Yong Dae Lee/Yeon Seong Yoo [8/KOR] vs [DEN/2] Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-18 21-13  >> STREAMING DISINI <<

5. [RESULT] #DenmarkSSP SEMIFINAL-MS: Chong Wei Lee [1/MAS] vs [CHN/3] Pengyu Du 20-22 21-6 21-15  >> STREAMING DISINI <<

LAPANGAN 2
1. [RESULT] Mulai pkl 17.00WIB - #DenmarkSSP SEMIFINAL-MS: Tanongsak Saensomboonsuk [THA] vs [CHN/2] Chen Long 18-21 13-21  >> STREAMING DISINI <<

2. [RESULT] #DenmarkSSP SEMIFINAL-WS: Shixian Wang [7/CHN] vs [KOR/6] Ji Hyun Sung 19-21 14-21  >> STREAMING DISINI <<

3. [RESULT] #DenmarkSSP SEMIFINAL-MD: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [1/INA] vs [JPN/3] Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa 27-25 23-21 >> STREAMING DISINI <<

4. [RESULT] #DenmarkSSP SEMIFINAL-WD: Yixin Bao/Jinhua Tang [CHN] vs [JPN/3] Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. 19-21 21-15 21-15 >> STREAMING DISINI <<

5. [RESULT] #DenmarkSSP SEMIFINAL-XD: Nan Zhang/Yunlei Zhao [1/CHN] vs [DEN/4] Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen 21-18 21-15  >> STREAMING DISINI <<

Match yang ada dilapangan 1 seluruhnya untuk kalian yang punya TV berbayar baik MNC Sport 2 (NOT LIVE Jadwal mulai pukul 21.30WIB) maupun Astro Supersport 4 bisa disaksikan secara LIVE.

Denmark Open Super Series Premier: Lagi! Indonesia Tak Bisa Berharap Di Tunggal Putra

Written By bulutangkis RI on Jumat, 18 Oktober 2013 | 9:21 PM

BULUTANGKIS RI MEDIA – Menjadi satu-satunya wakil tunggal putra di Denmark, Indonesia berharap penuh bisa mengandalkan Sony Dwi Kuncoro namun apa daya sang pengharap kalah dua game langsung dari Tanongsak Saensomboonsuk, 16-21 11-21 dalam waktu 34 menit.

Pada set pertama Sony Dwi Kuncoro kalah cepat hadapi pemuda asal Thailand, Tanongsak, pada awal set pertama pemain peringkat 15 dunia ini sempat unggul 3-2 namun, lawan tidak terbawa permainan Sony yang rally dan menutup interval set satu dengan 10-11. Selang jeda interval Tanongsak selalu unggul dan berhasil merebut set pertama atas Sony Dwi Kuncoro 16-21.

Masuki set kedua, pebulutangkis nomor dua di Indonesia, Sony tertinggal diawal set dua 0-5 sampai jeda interval set kedua kedudukan 5-11. Tanongsak yang bermain andalkan kecepatan sudah diredam oleh seorang Sony Dwi Kuncoro yang miliki tipe permainan rally, Sony harus menyerah dan mengakhiri perjalanannya di venue Odense, 11-21.

Dengan demikian tak ada wakil Indonesia di tunggal putra, hingga berita ini diturunkan Indonesia masih harus (lagi-lagi) ganda putra dan ganda campuran.

 
Copyright © 2013. bulutangkis RI Media - All Rights Reserved
Tim @bulutangkisRI
Proudly powered by Blogger